Bima Arya: Daerah Jangan Tergantung Kasihan dari Jakarta, Gali Potensi Lokal Sekarang

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengecam kebiasaan pemerintah daerah yang mengandalkan belanja pemerintah untuk pertumbuhan ekonomi. Dia mendesak pemda untuk menggali potensi lokal sebagai mesin ekonomi yang sesungguhnya.

Sep 18, 2026 - 16:40
Sep 18, 2026 - 16:40
 0  3
Bima Arya: Daerah Jangan Tergantung Kasihan dari Jakarta, Gali Potensi Lokal Sekarang

Reyben - Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto memberikan pesan keras kepada pemerintah daerah di seluruh Indonesia: jangan hanya mengandalkan aliran dana dari pusat untuk mengejar pertumbuhan ekonomi. Menurut Bima Arya, setiap daerah memiliki potensi unik yang belum digali secara maksimal. Saatnya para pemimpin daerah berhenti bermain pasif dan mulai mengidentifikasi kekuatan lokal mereka sendiri. Dalam kesempatan berbicara di depan stakeholder daerah, Wamendagri ini menggarisbawahi bahwa kemandirian ekonomi daerah adalah kunci menuju kemakmuran yang berkelanjutan.

Bima Arya menjelaskan bahwa mengandalkan belanja pemerintah sebagai tulang punggung ekonomi daerah adalah strategi yang keliru. "Ketika APBD habis, ekonomi daerah juga ikut macet. Ini bukti mereka belum menemukan mesin ekonomi sendiri," ujar pejabat yang pernah menjabat Wali Kota Bogor ini dengan tajam. Dia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang sehat harus bersumber dari aktivitas ekonomi riil di masyarakat, bukan hanya dari stimulus pemerintah. Pemda yang cerdas adalah yang mampu menciptakan ekosistem bisnis yang mendorong sektor swasta dan UMKM untuk tumbuh organik dan menghasilkan nilai tambah nyata bagi wilayahnya.

Menurut pandangan Bima Arya, setiap wilayah di Indonesia sebenarnya memiliki keunggulan kompetitif tersendiri. Ada yang kaya dengan sektor pertanian, ada yang unggul di pariwisata, dan ada juga yang potensial untuk industri kreatif. Masalahnya, banyak pemda yang tidak serius melakukan audit potensi wilayah mereka. Mereka lebih sibuk mengurus proyek infrastruktur bergengsi daripada mengembangkan sektor-sektor yang benar-benar bisa menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan asli daerah. Wamendagri ini menyerukan pentingnya perencanaan pembangunan yang berbasis pada penelitian mendalam tentang keunggulan lokal.

Bima Arya juga menekankan bahwa pemahaman mendalam tentang potensi wilayah bukan sekadar wacana, tetapi kebutuhan strategis untuk menjawab tantangan ekonomi global. Daerah-daerah yang berhasil berkembang pesat adalah mereka yang berani berinovasi dan mengubah potensi lokal menjadi produk atau layanan yang kompetitif di pasar. Dia mengajak para kepala daerah dan elemen pemda untuk berpikir lebih visioner dan berani mengambil risiko terukur dalam mengembangkan sektor ekonomi baru. Hanya dengan cara itu, Indonesia bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata dan inklusif, bukan pertumbuhan yang terkonsentrasi hanya di kota-kota besar. Wamendagri yakin bahwa dekade depan akan menjadi milik daerah-daerah yang sudah memulai transformasi ekonomi mereka hari ini.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow