Viral Menteri Pariwisata Pakai Sepatu di Masjid, Pemprov Sumbar Buka Suara: Ini Malah Kesalahpahaman Video

Video Menteri Pariwisata yang diduga menggunakan sepatu di Masjid Raya Sumbar viral. Pemprov Sumbar klarifikasi bahwa Menteri hanya mengenakan kaos kaki, bukan sepatu, dan insiden ini merupakan hasil kesalahpahaman video.

May 3, 2026 - 00:08
May 3, 2026 - 00:08
 0  0
Viral Menteri Pariwisata Pakai Sepatu di Masjid, Pemprov Sumbar Buka Suara: Ini Malah Kesalahpahaman Video

Reyben - Sebuah video yang menampilkan Menteri Pariwisata Widiyanti diduga mengenakan sepatu saat berada di dalam Masjid Raya Sumatera Barat telah menjadi sorotan publik dan menyebar luas di media sosial. Isu ini menciptakan perdebatan hangat di berbagai platform digital, dengan sejumlah pengguna mengekspresikan keberatan terhadap tindakan tersebut. Namun, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat segera melakukan klarifikasi untuk membubarkan spekulasi dan memberikan penjelasan resmi mengenai insiden yang viral tersebut.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menegaskan dengan tegas bahwa informasi yang beredar di masyarakat tidaklah akurat. Menurut penjelasan resmi dari Pemprov, Menteri Pariwisata Widiyanti sama sekali tidak menggunakan sepatu saat memasuki area masjid. Pihak pemprov mengklarifikasi bahwa yang dikenakan oleh Menteri adalah kaos kaki biasa, bukan sepatu. Pernyataan ini disampaikan untuk meluruskan mispersepsi yang timbul akibat kualitas video atau sudut pengambilan gambar yang mungkin kurang jelas.

Menurut penjelasan lebih lanjut dari Pemprov, insiden ini merupakan hasil dari kesalahpahaman visual yang terjadi saat video tersebut ditonton. Berbagai faktor teknis seperti resolusi video, pencahayaan, dan perspektif kamera dapat menyebabkan objek dalam video menjadi tidak terlihat dengan jelas atau terlihat berbeda dari kenyataannya. Pemprov menekankan bahwa hal semacam ini bukanlah hal yang baru dalam era digital, di mana konten visual sering kali menimbulkan interpretasi yang berbeda-beda dari penonton yang berbeda-beda pula.

Tindakan klarifikasi dari Pemprov Sumatera Barat ini menunjukkan komitmen mereka terhadap transparansi dan pemberian informasi yang akurat kepada masyarakat. Dalam era penyebaran informasi yang sangat cepat ini, penting bagi institusi pemerintah untuk segera merespons isu-isu yang dapat menimbulkan kesalahpahaman. Dengan memberikan penjelasan yang jelas dan didukung oleh fakta, Pemprov berharap dapat mengurangi spekulasi dan menjaga kredibilitas institusi terkait. Kasus ini juga menjadi pengingat bagi publik untuk selalu memverifikasi informasi sebelum membagikan konten di media sosial, mengingat betapa mudahnya misinformasi menyebar di era digital.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow