Polres Metro Jaktim Dikritik Lamban, Tersangka Penipuan Rp 5 Miliar Masih Berkeliaran
Korban penipuan Rp 5 miliar, Robert Marbun, menuntut Polres Metro Jakarta Timur untuk mempercepat penangkapan tersangka yang hingga kini masih berkeliaran. Lambannya respons kepolisian memicu pertanyaan serius tentang kinerja institusi dalam menangani kasus pidana besar.
Reyben - Kesabaran Robert Marbun mulai tipis setelah menunggu keadilan selama berbulan-bulan. Pria ini menjadi korban penipuan dan penggelapan dana senilai Rp 5 miliar, namun hingga kini tersangka kasus tersebut belum juga ditangkap oleh pihak kepolisian. Kinerja Polres Metro Jakarta Timur dalam menangani kasus ini pun mulai dipertanyakan oleh sang korban. Frustasi Marbun semakin bertambah mengingat waktu terus berlalu tanpa ada perkembangan signifikan dalam penyelidikan yang semestinya menjadi prioritas utama.
Sejak laporan awal disampaikan, Marbun telah mengikuti setiap prosedur yang ditentukan pihak kepolisian. Namun, respons dari Polres Metro Jaktim dirasa sangat lambat dan tidak menunjukkan urgensi yang seharusnya dimiliki dalam menangani kasus pidana dengan nominal yang sangat besar ini. Korban juga melaporkan bahwa komunikasi dari pihak investigator kerap terputus, sehingga ia kesulitan memantau perkembangan kasus pribadinya. Ketidaktransparanan ini tentu menambah kekhawatiran Marbun bahwa kasusnya mungkin saja terlupakan di tengah kesibukan kepolisian lainnya.
Penipuan dan penggelapan Rp 5 miliar bukan merupakan perkara kecil yang bisa ditangguhkan begitu saja. Nilai kerugian yang sangat substansial ini seharusnya memicu respons cepat dari aparatur penegak hukum untuk melakukan penyelidikan komprehensif dan penangkapan tersangka. Keterlambatan dalam mengeksekusi penangkapan justru membuka peluang bagi tersangka untuk menghilangkan barang bukti atau malah melarikan diri ke tempat lain. Situasi ini mencerminkan adanya celah dalam sistem investigasi yang perlu segera ditinjau dan diperbaiki oleh manajemen Polres Metro Jaktim.
Kritik yang dilontarkan Marbun menjadi sorotan publik terhadap kredibilitas institusi kepolisian dalam memberikan perlindungan dan keadilan kepada korban kejahatan. Masyarakat mengharapkan setiap laporan kasus, terutama yang melibatkan nominal besar, ditangani dengan profesional dan tepat waktu. Polres Metro Jaktim perlu memberikan penjelasan resmi mengenai kendala-kendala yang dihadapi dalam proses penangkapan tersangka, sekaligus memberikan jaminan bahwa kasus Marbun akan segera mendapatkan penyelesaian hukum yang memuaskan.
What's Your Reaction?