Tito Karnavian Tekan Akselerasi Rehab-Rekon Infrastruktur UMKM Pasca Bencana Sumatera
Kasatgas PRR Tito Karnavian melakukan pengawasan ketat terhadap progres rehabilitasi infrastruktur dan UMKM di Sumatera, menekankan pentingnya percepatan dan koordinasi antar kementerian untuk pemulihan ekonomi.
Reyben - Kasatgas Pemulihan Pascabencana (PRR) Tito Karnavian melakukan monitoring intensif terhadap progres penanganan infrastruktur dan fasilitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Sumatera yang terdampak bencana alam. Dalam kunjungan lapangannya, Karnavian menekankan pentingnya percepatan dalam setiap tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi untuk memastikan ekonomi lokal dapat kembali berakselerasi.
Berdasarkan dokumen rencana induk yang telah disiapkan, Kasatgas PRR mengidentifikasi bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memiliki beban tanggung jawab yang sangat besar dalam koordinasi rehab-rekon. Kompleksitas tugas ini mencakup perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan saluran irigasi, hingga rehabilitasi bangunan-bangunan komersial kecil yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Tito menekankan bahwa setiap infrastruktur yang diperbaiki harus mempertimbangkan keberlanjutan dan ketahanan terhadap bencana di masa depan.
Dalam pantauannya, Karnavian menemukan bahwa respons awal terhadap pemulihan pasca-bencana sudah berjalan, namun masih memerlukan koordinasi yang lebih ketat antar kementerian dan dinas daerah. Beliau memberikan instruksi agar setiap proyek rehabilitasi infrastruktur dapat diselesaikan sesuai timeline yang telah ditetapkan tanpa mengorbankan kualitas. Khusus untuk sektor UMKM, Kasatgas PRR juga menekankan perlunya program pembiayaan darurat dan pendampingan bisnis agar pelaku usaha dapat segera bangkit dari keterpurukan.
Karnavian juga menyoroti pentingnya transparansi dalam penggunaan dana rehab-rekon dan melibatkan masyarakat lokal dalam setiap tahapan rekonstruksi. Menurutnya, keterlibatan komunitas bukan hanya meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga memastikan bahwa infrastruktur yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan lokal. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran signifikan untuk program ini, dan Tito berkomitmen bahwa setiap rupiah yang diinvestasikan dapat memberikan dampak maksimal bagi pemulihan Sumatera pasca-bencana.
What's Your Reaction?