Perkuat Transformasi Hukum, KNAI Donasikan Rp1 Miliar untuk Pendidikan di Indonesia Timur
Komite Nasional Advokat Indonesia (KNAI) meneguhkan posisinya sebagai motor penggerak reformasi hukum melalui perhelatan Halal Bihalal yang digelar di Sentul City, Bogor, Minggu (12/4/2026)
BOGOR – Komite Nasional Advokat Indonesia (KNAI) meneguhkan posisinya sebagai motor penggerak reformasi hukum melalui perhelatan Halal Bihalal yang digelar di Sentul City, Bogor, Minggu (12/4/2026). Acara yang dihadiri oleh sedikitnya 500 advokat ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum penguatan visi organisasi dalam sistem penegakan hukum nasional.
Esensi Halal Bihalal dan Visi Poros Perubahan
Ketua Umum KNAI, Pablo Benua, B.M.P., S.H., M.H., dalam pidato sambutannya menekankan bahwa tradisi Halal Bihalal merupakan manifestasi orisinalitas budaya Indonesia untuk saling memaafkan dan menghapus kekhilafan masa lalu. Namun, lebih dari sekadar tradisi, Pablo menegaskan target besar organisasi ke depan.
"Insyaallah, KNAI akan menjadi poros perubahan dalam sistem penegakan hukum di Indonesia dan akan selalu menjadi organisasi advokat terdepan," ujar Pablo dengan tegas di hadapan ratusan anggota.
Filantropi Pendidikan: Hibah Rp1 Miliar
Langkah konkret ditunjukkan KNAI melalui penyerahan bantuan dana sebesar Rp1 Miliar kepada Garuda Nasionalis Indonesia. Dana ini dialokasikan secara khusus untuk mendanai pembangunan Sekolah Tinggi Hukum di wilayah Indonesia Timur. Pablo Benua menyatakan bahwa hibah ini merupakan bentuk tanggung jawab moral KNAI dalam memeratakan kualitas pendidikan hukum di wilayah yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur akademik.
Kemandirian Finansial dan Profesionalisme
Keberlangsungan acara yang menghadirkan Ustadz Derry Sulaiman sebagai pendakwah ini dinilai sangat profesional. Ketua Panitia Pelaksana, Christopher Anggasastra, S.M., S.H., mengungkapkan bahwa seluruh pendanaan acara mewah yang mencakup hiburan musik, mentalist, hingga stand up comedy tersebut bersumber dari dana pribadi Ketua Umum. "Pembiayaan murni dikeluarkan oleh Bapak Pablo Benua, tanpa meminta uang sepeser pun dari anggota," jelasnya.
Apresiasi dan Penghargaan Sektoral
Dalam kesempatan tersebut, KNAI menerima penghargaan sebagai "Organisasi Advokat Intelektual 2026" yang diserahkan langsung oleh Vincensius Bero selaku Board of Director Cumi-Cumi.com. Selain pengakuan untuk organisasi, KNAI juga memberikan apresiasi kepada kader-kader terbaiknya, antara lain:
-
Budi Wahyono, S.H. (Advokat Terfavorit 2026)
-
Rey Utami, S.Sos., S.H., M.H. (Advokat Wanita Terbaik 2026)
-
Tresno Wijaya, S.H. (Advokat Perceraian Terbaik 2026)
-
Christopher Anggasastra, S.M., S.H. (Advokat Pidana Paling Teliti 2026)
-
Rinda Sugrianda, S.H. (Advokat Terkocak 2026)
-
Koko Joseph Irianto, S.H., M.H. (Advokat Paling TikTok 2026)
-
Struktur Wilayah: DPW Banten (Terbaik), DPW Jawa Barat (Paling Tegas), DPW Lampung (Paling Solid), dan DPD Cianjur (Terbaik).
Respon Anggota terhadap Reformasi KNAI
Para peserta yang hadir memberikan apresiasi tinggi terhadap arah baru organisasi. Budi Wahyono, S.H., menyebut kegiatan ini sebagai acara organisasi advokat termegah yang pernah ada di Indonesia. Senada dengan itu, A. Suryo Jati P menilai KNAI sukses menjalankan reformasi organisasi menjadi wadah yang modern dan relevan dengan perkembangan zaman.
Melalui acara ini, KNAI mengirimkan pesan kuat bahwa integritas penegakan hukum harus sejalan dengan kepedulian sosial dan solidaritas internal yang kokoh.
What's Your Reaction?