Pencarian 130 Penumpang KM Virgo Berlanjut, Polri Gerahkan 6 Pos DVI di Dua Provinsi
Pencarian 130 penumpang KM Virgo Transport 8 berlanjut dengan penuh tekad. Polri membuka 6 posko DVI di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan untuk mengidentifikasi korban. Tim forensik bersiap dengan peralatan lengkap untuk proses identifikasi yang komprehensif.
Reyben - Upaya pencarian korban tenggelamnya kapal motor Virgo Transport 8 terus dilakukan dengan intensitas tinggi. Sebanyak 130 orang masih menjadi incaran tim penyelamat di perairan yang menghubungkan Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Respons cepat dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) ditunjukkan dengan persiapan infrastruktur besar-besaran untuk mengidentifikasi dan menangani korban-korban yang ditemukan. Enam pos Disaster Victim Identification (DVI) telah disiapkan strategis di kedua wilayah sebagai pusat koordinasi dan identifikasi jenazah.
Pembukaan enam posko DVI mencerminkan keseriusan Polri dalam menangani tragedi maritim yang menelan ratusan nyawa ini. Pos-pos identifikasi tersebut ditempatkan di lokasi-lokasi vital yang memudahkan akses bagi keluarga korban sekaligus melancarkan proses identifikasi forensik. Tim DVI yang terdiri dari dokter gigi, patolog, dan ahli forensik lainnya sudah bersiap menggunakan berbagai metode identifikasi mulai dari data gigi, sidik jari, hingga pemeriksaan DNA. Strategi penempatan di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan dipilih mengingat kedua daerah ini menjadi lokasi pencarian utama dan tempat asal banyak penumpang kapal yang tenggelam.
Koordinasi lintas wilayah menjadi kunci dalam operasi pencarian dan identifikasi skala besar ini. Polri berkoordinasi dengan Basarnas, TNI AL, dan berbagai instansi terkait untuk memastikan setiap orang yang dilaporkan hilang mendapat perhatian maksimal. Database penumpang KM Virgo Transport 8 yang diberikan oleh pihak rederi menjadi panduan utama dalam upaya pencarian. Setiap nama pada daftar penumpang dikros-referensikan dengan data-data identitas yang masuk dari keluarga untuk mempercepat proses verifikasi.
Kedatangan jenazah di posko-posko DVI akan diproses dengan prosedur ketat sesuai standar operasional Polri. Tim medis akan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan mencatat setiap ciri-ciri fisik untuk dokumentasi. Keluarga korban yang telah mengumpulkan dokumen identitas antemortem seperti foto, rekam medis gigi, atau catatan medis dapat membantu mempercepat proses identifikasi. Polri juga menyediakan layanan konseling bagi keluarga korban yang menjalani proses pengenalan jenazah yang tentu saja sangat traumatis.
Hingga saat ini, pencarian masih terus berlangsung dengan melibatkan puluhan kapal dan ratusan personel penyelamat. Setiap detik sangat berharga mengingat kondisi laut yang tidak menentu bisa mempersulit operasi penyelamatan. Tim penyelamat fokus pada pencarian di area-area yang diprediksi berdasarkan pergerakan arus laut dan data terakhir dari kapal. Harapan menemukan penumpang yang masih selamat masih tetap dipertahankan meskipun peluangnya semakin menyempit seiring waktu yang telah berlalu sejak insiden terjadi.
What's Your Reaction?