Dua Pencuri Motor Beraksi hingga 5 Kali, Satu di Antaranya Anggota Kopassus Jadi Korban di Cakung

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan pencurian motor yang terstruktur setelah menangkap dua pelaku, Harto dan Sikin. Mereka mengaku sudah beraksi lima kali, termasuk mencuri motor anggota Kopassus di Cakung.

Jun 22, 2026 - 03:10
Jun 22, 2026 - 03:10
 0  0
Dua Pencuri Motor Beraksi hingga 5 Kali, Satu di Antaranya Anggota Kopassus Jadi Korban di Cakung

Reyben - Kejutan menghadang anggota Kopassus ketika motor pribadi miliknya raib tanpa jejak. Namun cerita ini tidak berhenti di situ. Polda Metro Jaya berhasil mengungkap jaringan pencurian kendaraan bermotor yang ternyata sudah beraksi berkali-kali. Dua orang pelaku, Harto (21) dan Sikin (39), berhasil diringkus oleh tim penyidik setelah melewati penyelidikan mendalam. Kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa kejahatan properti tetap menjadi ancaman serius di kawasan Jakarta Timur, khususnya di daerah Cakung yang dinamis.

Dalam pengakuan mereka di hadapan penyidik, Harto membuka tabir tentang modus operandi yang mereka gunakan. Pria berusia 21 tahun itu mengaku telah melakukan pencurian motor setidaknya lima kali dalam periode waktu tertentu. Strategi mereka cukup terstruktur, dimulai dari pengamatan lokasi, pemilihan target yang tepat, hingga eksekusi pencurian dengan cepat dan terukur. Keterlibatan Sikin, yang berperan sebagai penadah, menunjukkan bahwa aktivitas illegal ini melibatkan lebih dari sekadar pelaku pencurian. Ada chain tersembunyi di balik setiap kendaraan yang hilang, mulai dari penjual pertama hingga pembeli akhir.

Kasus ini menarik perhatian karena korban salah satunya adalah anggota Kopassus, lembaga keamanan yang biasanya diasosiasikan dengan ketangguhan dan kewaspadaan tinggi. Ironisnya, kendaraan yang seharusnya dijaga dengan baik tetap menjadi incaran para penjarah. Polda Metro Jaya dalam siaran pers mereka menekankan bahwa pencurian kendaraan bermotor masih menjadi prioritas untuk ditangani secara serius. Tim investigasi terus melacak jaringan penadah yang lebih luas, karena Sikin dipercaya hanya sebagai salah satu mata rantai dalam ekosistem pencurian yang lebih besar.

Penangkapan kedua tersangka ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi calon pelaku tindakan serupa. Namun, polisi juga mengingatkan masyarakat Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga kendaraan pribadi mereka. Mekanisme pencurian yang terstruktur dan berulang membuktikan bahwa ancaman bukan datang dari tindakan sporadis, melainkan dari sindikat yang terorganisir dengan baik. Investigasi berlanjut untuk mengungkap jejak motor-motor lain yang diduga menjadi hasil curian dan menemukan siapa saja yang terlibat dalam jaringan penadah yang lebih luas lagi.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow