Mobil Mewah Rp2 Miliar Ini Gagal Total di Tes Rem, Pedal Patah Saat Kecepatan 100 km/jam

Mobil premium Huawei-JAC Maextro V800 seharga Rp2 miliar mengalami kegagalan kritis saat tes pengereman darurat. Tiga unit mengalami kerusakan pedal rem dari kecepatan 100 km/jam, mempertanyakan standar keselamatan dan kontrol kualitas produk.

Oct 14, 2026 - 09:49
Oct 14, 2026 - 09:49
 0  6
Mobil Mewah Rp2 Miliar Ini Gagal Total di Tes Rem, Pedal Patah Saat Kecepatan 100 km/jam

Reyben - Dunia otomotif global sedang diramaikan oleh kasus menggelisahkan yang menimpa mobil premium buatan kolaborasi Huawei dan JAC Motors. Kendaraan mewah bernama Maextro V800, yang dibanderol dengan harga fantastis mencapai Rp2 miliar, mengalami kegagalan sistem pengereman yang sangat serius. Tiga unit mobil ini mengalami kerusakan pada pedal rem saat menjalani pengujian darurat dari kecepatan 100 km/jam. Insiden ini tentu saja memicu kekhawatiran luar biasa di kalangan calon pembeli dan pakar keselamatan kendaraan, mengingat sistem pengereman merupakan komponen paling kritis untuk menjaga keselamatan pengemudi dan penumpang.

Peristiwa yang mencengangkan ini terjadi ketika tim quality control melakukan serangkaian tes standar untuk memastikan keandalan kendaraan sebelum diluncurkan ke pasar luas. Pengujian pengereman darurat—yang seharusnya menjadi prosedur rutin dan terkontrol—justru mengungkap cacat desain yang sangat mengkhawatirkan. Ketika ketiga unit diuji dengan pengereman keras dari kecepatan 100 km/jam, pedal rem pada semua kendaraan mengalami kerusakan struktural yang sama. Ini bukan sekadar masalah minor yang bisa diperbaiki dengan penyesuaian sederhana, melainkan indikasi serius tentang kelemahan fundamental dalam rekayasa sistem pengereman mobil ini.

Bagi konsumen yang telah mengeluarkan uang sebesar Rp2 miliar untuk membeli kendaraan premium ini, berita tentang kegagalan rem tentu menjadi pukulan yang sangat berat. Mereka mengharapkan standar kualitas tertinggi dengan harga sebanding, namun yang mereka dapatkan justru produk yang gagal dalam test keselamatan paling dasar sekalipun. Masalah ini juga melemahkan kepercayaan terhadap kolaborasi antara Huawei—raksasa teknologi yang terkenal—dengan JAC Motors, sebuah produsen otomotif yang sebelumnya kurang dikenal di pasar premium global. Kegagalan ini menjadi pertanyaan besar tentang kontrol kualitas dan proses pengembangan produk yang dilalui sebelum peluncuran resmi.

Kasus Maextro V800 ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh industri otomotif bahwa tidak boleh ada kompromi dalam hal keselamatan, apapun harga jual kendaraan tersebut. Teknologi canggih dan fitur mewah tidak ada artinya jika sistem pengereman—elemen paling fundamental untuk survival—tidak berfungsi dengan andal. Otoritas keselamatan kendaraan sudah semestinya melakukan investigasi mendalam terhadap produk ini sebelum memberikan persetujuan untuk penjualan massal. Sementara itu, Huawei dan JAC Motors memiliki tugas urgent untuk memberikan penjelasan transparan kepada publik tentang bagaimana kesalahan fatal ini bisa lolos dari tahap pengembangan awal.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow