Kuasa Hukum Betrand Peto Sebut Ada 5 Celah Fatal dalam Kasus Pelecehan, Masalah CCTV Jadi Sorotan

Tim kuasa hukum Betrand Peto mengungkapkan lima inkonsistensi serius dalam kasus dugaan kekerasan seksual, termasuk persoalan footage CCTV yang menjadi sorotan utama pertahanan.

Sep 16, 2026 - 10:24
Sep 16, 2026 - 10:24
 0  1
Kuasa Hukum Betrand Peto Sebut Ada 5 Celah Fatal dalam Kasus Pelecehan, Masalah CCTV Jadi Sorotan

Reyben - Tim kuasa hukum artis Betrand Peto Putra Onsu mulai menunjukkan gigi dalam menghadapi kasus dugaan kekerasan seksual yang menjeratnya. Dalam perkembangan terbaru, para penasihat hukum tersebut mengungkapkan sejumlah inkonsistensi serius yang meragukan kredibilitas tuduhan tersebut. Kelima kejanggalan itu meliputi berbagai aspek teknis dan prosedural yang menjadi landasan kuat bagi strategi pertahanan klien mereka. Suasana kasus yang awalnya dianggap terbuka dan tutup menjadi semakin kompleks dengan munculnya bukti-bukti kontra yang mengisyaratkan ada sesuatu yang tidak sesuai dari narasi awal.

Salah satu poin utama yang digaris bawahi oleh tim kuasa hukum adalah persoalan footage rekaman CCTV yang seharusnya mendokumentasikan peristiwa diduga terjadi. Menurut penjelasan mereka, data visual yang menjadi bukti krusial dalam kasus semacam ini seharusnya tersedia dengan baik mengingat lokasi kejadian merupakan area pribadi dengan sistem keamanan. Namun, terdapat kesenjangan waktu dan kejelasan dalam footage yang dikumpulkan, bahkan ada indikasi bahwa sebagian rekaman tidak sesuai dengan versi cerita yang disampaikan pihak pelapor. Inkonsistensi ini membuat tim pertahanan melihat celah besar untuk mempertanyakan validitas kronologi peristiwa yang diklaim terjadi.

Selain soal CCTV, kuasa hukum Betrand Peto juga menunjukkan keanehan dalam timeline pelaporan kejadian. Ada jarak waktu yang signifikan antara saat peristiwa diduga terjadi dengan saat laporan diajukan ke pihak berwajib, hal ini dinilai menimbulkan pertanyaan tentang kejelasan ingatan dan detail peristiwa. Keempat dan kelima kejanggalan lainnya menyangkut kesaksian dan bukti material yang dirasa belum sepenuhnya menunjukkan indikasi kuat adanya tindakan melawan hukum. Tim hukum menekankan bahwa dalam setiap proses hukum, bukti haruslah konkret dan tidak ambigu, terutama dalam kasus yang melibatkan pelanggaran terhadap integritas seseorang.

Proses hukum yang sedang berlangsung ini menunjukkan bahwa kasusnya jauh lebih rumit dari sekadar tuduhan sepihak. Betrand Peto sendiri melalui kuasa hukumnya terus menegaskan sikap kooperatif dalam proses penyidikan sambil melakukan klarifikasi atas setiap tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Dengan adanya kelima kejanggalan yang terungkap ini, fase investigasi diprediksi akan berlanjut lebih lama dengan penggalian bukti yang lebih mendalam dari semua pihak yang terlibat.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow