Asap Membara Invasi Sumatra, Penderita ISPA di Pekanbaru dan Palembang Membludak

Kabut asap dari karhutla terus melanda Sumatera, memicu lonjakan signifikan kasus ISPA di Pekanbaru dan Palembang. Masyarakat mengeluh mata perih dan sesak napas, sementara dinas kesehatan meningkatkan respons dengan himbauan masker dan layanan pengobatan.

Sep 16, 2026 - 10:45
Sep 16, 2026 - 10:45
 0  7
Asap Membara Invasi Sumatra, Penderita ISPA di Pekanbaru dan Palembang Membludak

Reyben - Kabut tebal yang membalut langit Sumatera kembali memicu alarm kesehatan masyarakat. Rumah sakit di Pekanbaru dan Palembang melaporkan lonjakan drastis pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dalam dua minggu terakhir, mencapai peningkatan hingga 300 persen dibandingkan periode normal. Fenomena ini menjadi bukti nyata bahwa kebakaran hutan dan lahan karhutla masih menjadi bom waktu bagi kesehatan publik di kawasan Riau dan Sumatera Selatan.

Komplain kesehatan yang berdatangan dari masyarakat menggambarkan kondisi yang semakin kritis. Warga mengaku mata mereka terasa perih sepanjang hari, tenggorokan gatal hingga sesak napas yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Anak-anak dan lansia menjadi kelompok paling rentan mengalami gejala berat. Beberapa laporan mencatat penderita sulit tidur karena napas yang tersengal-sengal, bahkan ada yang harus bolak-balik ke rumah sakit karena kondisi terus memburuk. "Rasanya setiap napas yang saya ambil terasa terbakar," ujar salah seorang ibu rumah tangga dari Pekanbaru yang memilih anonim saat dimintai keterangan.

Pihak Dinas Kesehatan setempat telah mengeluarkan berbagai imbauan preventif untuk masyarakat. Penggunaan masker berkualitas tinggi seperti N95 atau KN95 menjadi rekomendasi utama, terutama bagi mereka yang harus berada di luar ruangan. Selain itu, otoritas kesehatan juga meningkatkan kapasitas layanan pengobatan dengan menambah tenaga medis dan ketersediaan obat pernapasan di fasilitas kesehatan primer maupun rujukan. Himbauan untuk mengurangi aktivitas outdoor, menutup rapat celah rumah, dan menggunakan air purifier juga secara gencar disiarkan melalui berbagai saluran informasi publik.

Dampak jangka panjang dari polusi udara akibat asap karhutla menunjukkan pola yang mengkhawatirkan. Data epidemiologi menunjukkan bahwa setiap tahun kebakaran hutan berulang, beban penyakit pernapasan di kedua kota ini juga meningkat signifikan. Para ahli kesehatan menekankan bahwa selain penanganan darurat, solusi jangka panjang harus fokus pada pencegahan kebakaran hutan melalui penegakan hukum yang lebih ketat dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian lahan. Koordinasi antar instansi pemerintah, swasta, dan LSM juga menjadi kunci untuk memutus rantai krisis kesehatan yang berulang ini setiap musim kemarau.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow