Aisar Khaled Mohon Maaf Setelah Viral Berperilaku Buruk di Pesawat, Akui Sedang Mengalami Burnout
Influencer Malaysia Aisar Khaled meminta maaf setelah videonya bersikap buruk di pesawat viral. Dia mengaku sedang mengalami burnout dan berkomitmen untuk istirahat dari dunia konten kreasi.
Reyben - Influencer terkenal asal Malaysia, Aisar Khaled, akhirnya membuka suara dan meminta maaf kepada publik setelah insiden buruk yang dialaminya di dalam pesawat menjadi perbincangan hangat di media sosial. Pria berusia 28 tahun ini mengakui bahwa perilakunya yang dinilai tidak sopan tersebut merupakan dampak dari kondisi burnout yang sedang dia alami. Melalui statement resmi yang dibagikan di akun Instagram pribadinya, Aisar mengungkapkan rasa menyesal yang mendalam atas sikap yang telah menyakiti pihak-pihak terkait.
Kejadian ini bermula saat Aisar berada dalam penerbangan menuju kota tujuannya ketika petugas maskapai memintanya untuk mematuhi aturan yang berlaku. Akibat ketidaksabaran dan frustasi yang menumpuk, konten kreator ini lantas bersikap kasar dan tidak menghormati protokol keselamatan penerbangan. Video singkat yang merekam momen tersebut dengan cepat tersebar di berbagai platform digital, memicu gelombang kecaman dari pengguna internet yang merasa tidak terima dengan tingkah lakunya. Ribuan komentar negatif pun berdatangan, mulai dari mempertanyakan profesionalisme Aisar hingga menyerukan untuk membatalkan kolaborasi dengan brand-brand ternama.
Dalam pernyataan maafnya, Aisar Khaled dengan jujur mengungkapkan bahwa dia sedang menghadapi fase sulit dalam kehidupannya. Pria yang dikenal aktif mengisi konten di berbagai platform media sosial ini mengakui bahwa tekanan untuk selalu hadir di hadapan jutaan followers telah membuat dirinya kehilangan kontrol emosi. "Saya sangat menyesal atas tindakan saya yang tidak profesional. Burnout yang saya alami bukan alasan, tetapi penjelasan dari apa yang terjadi," ujar Aisar dalam unggahan video yang berdurasi kurang lebih lima menit. Dia juga berkomitmen untuk mengambil istirahat sementara dari dunia konten kreasi guna memprioritaskan kesehatan mental dan fisiknya.
Respons publik terhadap permintaan maaf Aisar Khaled beragam. Sebagian netizen menunjukkan empati dan apresiasi atas kejujuran serta keberanian Aisar untuk mengakui kesalahannya, sementara sebagian lagi masih menyimpan keraguan dan meminta bukti nyata dari perubahan yang dijanjikan. Psikolog sosial menilai bahwa kasus ini menjadi reminder penting bagi influencer dan public figure untuk mengelola kesehatan mental dengan baik, mengingat tekanan sosial dan ekspektasi publik yang terus meningkat seiring pertumbuhan platform digital. Aisar berjanji untuk melakukan konsultasi dengan profesional kesehatan mental dan akan kembali dengan konten yang lebih bermakna setelah masa recovery-nya selesai.
What's Your Reaction?