Airlangga: Indonesia Jadi Pemain Independen dalam Revolusi AI, Tak Akan Tunduk ke Siapa Pun

Indonesia tegaskan posisi netral dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan, tidak berpihak ke AS maupun China. Airlangga menekankan komitmen membangun ekosistem AI mandiri yang melindungi kedaulatan data dan kepentingan nasional.

Jul 18, 2026 - 08:09
Jul 18, 2026 - 08:09
 0  0
Airlangga: Indonesia Jadi Pemain Independen dalam Revolusi AI, Tak Akan Tunduk ke Siapa Pun

Reyben - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan pernyataan tegas yang menjadi sinyal penting bagi dunia internasional: Indonesia tidak akan berpihak kepada Amerika Serikat maupun China dalam mengembangkan teknologi kecerdasan buatan. Posisi netral ini bukan sekadar slogan diplomasi, melainkan komitmen konkret negara untuk membangun ekosistem AI yang mandiri dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sejak merebaknya debat global tentang dominasi AI antara dua superpower, Indonesia telah memposisikan diri sebagai negara yang bijaksana dalam memilih jalur sendiri. Airlangga menjelaskan bahwa langkah strategis ini diambil untuk memastikan Indonesia tidak menjadi korban persaingan geopolitik yang sengit. Dengan menganut prinsip netralitas, pemerintah berkomitmen mengembangkan teknologi AI yang sesuai dengan nilai-nilai lokal, kebutuhan ekonomi nasional, dan aspirasi masyarakat Indonesia yang plural.

Approach independen ini bukan berarti Indonesia menutup diri dari kolaborasi global. Sebaliknya, negara siap bekerja sama dengan berbagai pihak—baik dari AS, China, maupun negara-negara lain—dalam skema yang menguntungkan semua pihak. Airlangga menekankan bahwa Indonesia akan selektif dalam memilih partner teknologi, dengan prioritas utama melindungi kepentingan nasional dan kedaulatan data. Pemerintah juga sedang mempersiapkan regulasi yang komprehensif untuk mengatur perkembangan AI, termasuk aspek etika, keamanan, dan dampak sosial ekonomi.

Langkah netral Indonesia ini sejalan dengan upaya untuk memperkuat industri teknologi lokal dan meningkatkan kapabilitas SDM di bidang AI. Pemerintah telah mengalokasikan investasi signifikan untuk penelitian dan pengembangan teknologi AI yang indigenous, menciptakan startup ekosistem yang dinamis, dan mengembangkan talenta lokal melalui program pelatihan dan pendidikan. Strategi jangka panjang ini bertujuan agar Indonesia tidak hanya menjadi konsumen teknologi AI, tetapi juga kontributor aktif dalam menciptakan solusi AI yang bermanfaat bagi global community.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow