Pertamina Buka Suara: Rumor Pendaftaran LPG Berbayar Adalah Berita Palsu, Ini Faktanya

Pertamina membantah rumor pendaftaran pangkalan LPG berbayar. Corporate Secretary Pertamina menegaskan bahwa LPG 3 kg tetap merupakan produk subsidi pemerintah tanpa biaya pendaftaran tambahan.

Apr 14, 2026 - 17:51
Apr 14, 2026 - 17:51
 0  1
Pertamina Buka Suara: Rumor Pendaftaran LPG Berbayar Adalah Berita Palsu, Ini Faktanya

Reyben - Pertamina kembali harus turun tangan membantah informasi yang beredar di kalangan masyarakat mengenai pendaftaran pangkalan LPG 3 kilogram yang disertai biaya pendaftaran. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, secara tegas menyatakan bahwa kabar tersebut adalah hoaks yang tidak memiliki dasar kebenaran sama sekali. Dia menekankan bahwa LPG 3 kg tetap merupakan produk bersubsidi dari pemerintah yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat kalangan bawah.

Dalam pernyataannya, Dumatubun menjelaskan bahwa status LPG 3 kg sebagai barang subsidi pemerintah tidak akan berubah dan tidak ada mekanisme pendaftaran berbayar dalam distribusinya. Pertamina sebagai perusahaan minyak dan gas negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan akses energi terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Kabar yang menyebutkan adanya biaya pendaftaran untuk pangkalan LPG adalah upaya mengacaukan informasi publik yang telah direncanakan dengan matang oleh pemerintah.

Hoaks mengenai biaya pendaftaran pangkalan LPG ini ternyata memicu kekhawatiran di berbagai komunitas masyarakat. Banyak yang sempat percaya bahwa akan ada penambahan beban biaya dalam akses LPG 3 kg mereka. Pertamina memahami betul bahwa informasi menyesatkan semacam ini dapat menggoyahkan kepercayaan publik terhadap program subsidi energi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, klarifikasi langsung dari pihak manajemen diperlukan untuk meluruskan kesalahpahaman ini.

Pertamina mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya lebih lanjut di berbagai platform media sosial. Dalam era digital ini, hoaks dapat menyebar dengan sangat cepat dan luas, sehingga literasi informasi menjadi kunci penting. Perusahaan berkomitmen untuk terus transparan dalam setiap kebijakan dan program yang menyangkut kepentingan publik. Masyarakat yang memiliki pertanyaan atau keraguan dapat langsung menghubungi pusat informasi Pertamina melalui saluran resmi yang telah disediakan.

Kasus ini menunjukkan pentingnya edukasi publik mengenai sumber informasi yang kredibel dan terpercaya. Pertamina akan terus bekerja sama dengan berbagai stakeholder untuk memastikan bahwa program subsidi LPG 3 kg berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan awalnya. Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat kembali tenang dan yakin bahwa layanan energi subsidi mereka tidak akan berubah tanpa pemberitahuan resmi dari pemerintah dan Pertamina.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow