Zulhas: Sekolah Harus Berani Lapor jika Menu Makan Bergizi Tak Memenuhi Standar
Menko Pangan Zulkifli Hasan minta sekolah langsung laporkan ketidaksesuaian menu MBG ke SPPG, bukan membuat konten media sosial. Laporan formal lebih efektif untuk perbaikan berkelanjutan program nutrisi anak.
Reyben - Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, mendorong para kepala sekolah untuk tidak ragu-ragu melaporkan setiap ketidaksesuaian menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada pihak berwenang. Dalam pernyataannya, Zulhas menegaskan bahwa keluhan langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) jauh lebih produktif daripada menyebarkan keluhan melalui media sosial atau membuat konten viral. Pesan ini merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan program nutrisi anak didik berjalan sesuai dengan standar kesehatan yang telah ditetapkan.
Menurut Zulhas, setiap sekolah memiliki hak penuh untuk mengawasi kualitas menu yang diberikan kepada siswa-siswanya. Jika ditemukan menu yang tidak sesuai dengan standar gizi yang telah ditetapkan, misalnya porsi kurang, bahan makanan tidak segar, atau komposisi nutrisi tidak tepat, maka sekolah harus segera menghubungi SPPG. Dengan melaporkan langsung ke lembaga yang bertanggung jawab, masalah dapat ditangani dengan cepat dan efisien tanpa perlu melibatkan ranah publik yang justru dapat merusak reputasi program secara keseluruhan.
Menko Pangan ini juga menekankan pentingnya komunikasi dua arah yang baik antara pihak sekolah, penyelenggara program, dan satuan pelayanan gizi. Dia percaya bahwa transparansi dalam proses laporan akan memperkuat sistem pengawasan internal dan membuat perbaikan lebih responsif. Dengan pendekatan ini, program MBG yang telah dicanangkan pemerintah dapat terus ditingkatkan kualitasnya berdasarkan masukan langsung dari pengguna di lapangan. Zulhas juga menekankan bahwa ada mekanisme formal yang telah disediakan khusus untuk menerima dan menindaklanjuti keluhan sekolah.
Tindakan proaktif dari sekolah dalam melaporkan ketidaksesuaian dianggap sebagai bagian integral dari upaya evaluasi berkelanjutan. Zulhas berharap kepala sekolah memahami bahwa laporan resmi mereka tidak hanya membantu memperbaiki layanan, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan standar nutrisi nasional untuk semua penerima manfaat program. Dengan pendekatan yang sistematis dan terukur ini, pemerintah dapat lebih mudah mengidentifikasi masalah, menemukan solusi, dan mengimplementasikan perbaikan di tingkat operasional tanpa adanya noise atau distraksi dari informasi yang tersebar di media massa.
What's Your Reaction?