Wow! Biaya Listrik Masjidil Haram Tembus Rp 60 Miliar Setiap Bulannya, Begini Penjelasannya

Masjidil Haram mengeluarkan biaya listrik mencapai Rp 60 miliar setiap bulannya untuk menjalankan operasional kompleks megah ini, mencakup sistem pendingin udara, pencahayaan, dan infrastruktur pendukung lainnya.

Apr 24, 2026 - 05:44
Apr 24, 2026 - 05:44
 0  0
Wow! Biaya Listrik Masjidil Haram Tembus Rp 60 Miliar Setiap Bulannya, Begini Penjelasannya

Reyben - Masjidil Haram, tempat suci yang menjadi pusat ibadah jutaan umat Muslim di seluruh dunia, ternyata memiliki kebutuhan operasional yang luar biasa besar. Salah satu biaya terbesar yang harus ditanggung adalah tagihan listrik bulanan yang mencapai angka fantastis, yaitu sekitar Rp 60 miliar per bulannya. Angka ini mungkin terdengar mengejutkan bagi kebanyakan orang, namun jika dipahami lebih dalam, hal tersebut sangat masuk akal mengingat skala dan kompleksitas operasional masjid terbesar di dunia ini.

JikaUmroh dan haji menciptakan momen spiritual yang tak terlupakan bagi jutaan umat Muslim, di balik layar ada mesin-mesin raksasa yang bekerja tanpa henti untuk memastikan kenyamanan para jemaah. Konsumsi energi listrik yang demikian besar terutama disebabkan oleh sistem pendingin udara canggih yang bekerja 24 jam sehari untuk menjaga suhu ruangan tetap nyaman di tengah iklim Makkah yang panas. Selain itu, sistem pencahayaan moderen dengan ribuan lampu LED yang menerangi setiap sudut kompleks masjid, sistem keamanan berlapis, sistem pemompaan air, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya turut berkontribusi pada konsumsi listrik yang tinggi ini.

Untuk memberikan gambaran lebih jelas, biaya Rp 60 miliar per bulan setara dengan ratusan triliun rupiah dalam setahun. Investasi besar ini menunjukkan komitmen penuh pemerintah Saudi Arabia dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para peziarah dari seluruh penjuru dunia. Masjidil Haram bukan sekadar bangunan ibadah biasa, melainkan sebuah kompleks megah yang dirancang untuk mengakomodasi jutaan orang sekaligus, dengan standar internasional dalam hal kenyamanan, kebersihan, dan keamanan. Setiap detail dari infrastruktur listrik telah diperhitungkan dengan matang oleh para ahli untuk memastikan tidak ada gangguan dalam proses ibadah yang berlangsung sepanjang tahun.

Pengetahuan tentang biaya operasional ini memberikan perspektif berbeda tentang betapa agungnya struktur yang mendukung aktivitas ibadah di Masjidil Haram. Setiap rupiah yang dikeluarkan untuk tagihan listrik adalah investasi dalam menciptakan lingkungan ibadah yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi miliaran umat Muslim yang berkesempatan menunaikan ibadah haji dan umroh. Hal ini juga menekankan pentingnya pemeliharaan infrastruktur yang konsisten dan perencanaan energi yang matang. Dengan terus berkembangnya teknologi hemat energi, diharapkan ke depannya biaya operasional dapat dioptimalkan tanpa mengurangi kualitas layanan kepada para jemaah. Masjidil Haram tetap menjadi bukti nyata dedikasi dalam mewujudkan pengalaman spiritual terbaik bagi umat Muslim di seluruh dunia.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow