Waspada! Pembatasan Power Bank di Pesawat dari Singapura Semakin Ketat, Inilah Aturan Terbaru yang Wajib Diketahui

Otoritas penerbangan memberlakukan pembatasan ketat terhadap power bank di pesawat dari Singapura. Tidak hanya jumlahnya dibatasi, penggunaan dan pengisian daya selama penerbangan juga dilarang demi keselamatan penumpang.

Apr 6, 2026 - 18:12
Apr 6, 2026 - 18:12
 0  0
Waspada! Pembatasan Power Bank di Pesawat dari Singapura Semakin Ketat, Inilah Aturan Terbaru yang Wajib Diketahui

Reyben - Bagi Anda yang sering melakukan perjalanan udara dari Singapura ke Indonesia, ada kabar penting yang perlu diperhatikan. Otoritas penerbangan telah mengeluarkan kebijakan baru mengenai pembatasan jumlah power bank yang boleh dibawa dalam penerbangan. Regulasi ini berlaku ketat dengan tujuan utama menjaga keselamatan semua penumpang dan awak pesawat selama perjalanan udara. Sebelum Anda berangkat dari Changi Airport atau bandara Singapura lainnya, pastikan Anda sudah memahami dengan baik aturan-aturan terbaru ini agar tidak mengalami penolakan di counter check-in.

Pembatasan yang diterapkan tidak hanya sekadar membatasi jumlah perangkat pengisi daya portabel yang dapat dibawa. Lebih dari itu, penggunaan dan aktivitas pengisian daya perangkat elektronik selama terbang juga menjadi fokus peraturan baru ini. Maskapai penerbangan internasional dengan rute Singapura telah mengimplementasikan standar keselamatan yang sangat ketat, mengingat insiden kebakaran pada baterai lithium telah menjadi perhatian serius industri penerbangan global. Oleh karena itu, setiap detail mengenai elektronik yang dibawa penumpang menjadi bagian penting dari protokol keselamatan pra-penerbangan.

Secara spesifik, jumlah power bank yang diizinkan dalam bagasi tangan (carry-on) dibatasi maksimal dua hingga tiga unit per penumpang, tergantung kapasitas daya perangkat tersebut. Power bank dengan kapasitas besar, khususnya yang melebihi 100 watt-hour, umumnya tidak diperbolehkan sama sekali dalam penerbangan. Sementara itu, perangkat dengan kapasitas di bawah 100 watt-hour masih dapat dibawa, namun dengan jumlah yang sangat terbatas. Penting untuk dicatat bahwa power bank tidak boleh disimpan di bagasi kabin pesawat karena tingkat risikonya yang lebih tinggi dibandingkan di bagasi penumpang yang terawasi di bawah pesawat.

Adapun mengenai penggunaan power bank selama penerbangan, hampir semua maskapai telah menerapkan larangan ketat untuk tidak menggunakan atau mengisi daya perangkat ini di dalam kabin pesawat. Aturan ini berlaku sejak pesawat mulai menjalankan mesin hingga pesawat mendarat dan semua penumpang telah meninggalkan kabin. Baterai lithium yang terdapat dalam power bank dapat menjadi mudah terbakar jika terjadi korsleting atau kerusakan fisik pada perangkat, terutama dalam kondisi ketinggian dan tekanan udara yang tidak normal seperti di dalam pesawat. Oleh karena itu, tim keselamatan penerbangan merekomendasikan agar penumpang membiarkan power bank mereka dalam keadaan mati dan tidak digunakan sama sekali selama masa penerbangan berlangsung.

Bagi penumpang yang memiliki kebutuhan mendesak mengisi daya perangkat elektronik mereka, disarankan untuk melakukan hal tersebut sebelum memasuki gate keberangkatan atau setelah sampai di bandara tujuan. Sebagian besar bandara internasional, termasuk bandara-bandara di Singapura dan Indonesia, telah menyediakan charging station atau charging pod yang dapat digunakan secara gratis atau dengan biaya minimal. Dengan memahami dan mematuhi aturan-aturan ini, Anda tidak hanya memastikan kelancaran perjalanan Anda tetapi juga berkontribusi pada keselamatan bersama semua penumpang lainnya di atas pesawat. Selalu periksa panduan lengkap maskapai Anda sebelum berangkat untuk menghindari masalah di bandara.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow