Van den Brom Putus Asa dengan Hilgers: 'Jangan Harap Dia Balik ke Twente!'

Pelatih FC Twente John van den Brom mengeluarkan pernyataan keras bahwa ia tidak lagi mengharap kepulangan Mees Hilgers, bek Timnas Indonesia, ke skuad utama. Kekecewaan Van den Brom mencakup faktor profesionalisme dan komitmen pemain terhadap klub.

Aug 5, 2026 - 00:08
Aug 5, 2026 - 00:08
 0  2
Van den Brom Putus Asa dengan Hilgers: 'Jangan Harap Dia Balik ke Twente!'

Reyben - Suasana tegang menyelimuti FC Twente setelah pelatih John van den Brom mengeluarkan pernyataan yang memukul terkait nasib bek Mees Hilgers. Dalam konferensi pers yang cukup dramatis, Van den Brom tidak hanya mengkritik performa pemain, tetapi juga menyatakan dengan tegas bahwa ia tidak lagi mengharapkan kepulangan Hilgers ke skuad utama klub. Pernyataan keras ini mencerminkan tingkat kekecewaan yang sangat dalam dari sang pelatih terhadap sikap dan dedikasi sang pemain dalam latihan dan pertandingan.

Mees Hilgers, yang dikenal sebagai bek bertahan kokoh untuk Timnas Indonesia, ternyata tidak mampu mempertahankan level performa yang diharapkan oleh manajemen Twente. Van den Brom menjelaskan bahwa keputusan ini bukan semata-mata berdasarkan kemampuan teknis, melainkan juga faktor profesionalisme dan komitmen. Pelatih yang berpengalaman ini merasa bahwa Hilgers telah menunjukkan sikap yang kurang serius dalam menghadapi tantangan kompetitif di klub. Menurut van den Brom, ada indikasi bahwa pemain muda tersebut lebih fokus pada hal-hal lain daripada meningkatkan kualitas permainannya di lapangan hijau.

Konteks ini menciptakan situasi yang sangat menarik dalam dunia sepak bola Eropa, terutama mengingat status Hilgers sebagai pemain Timnas Indonesia yang sedang berkembang. Kelancaran karir internasional pemain muda ini kini dipertanyakan seiring dengan masalah internal di Twente. Banyak pengamat sepak bola yang menyayangkan situasi ini, mengingat Hilgers memiliki potensi besar untuk menjadi andalan pertahanan Indonesia di panggung internasional. Namun demikian, van den Brom tampaknya sudah membuat keputusan final dan tidak akan berkompromi dalam hal ini, bahkan jika ada tekanan dari berbagai pihak.

Keputusan Van den Brom ini juga menandai babak baru dalam manajemen internal FC Twente yang semakin ketat dan disiplin. Pelatih berusia lebih dari 60 tahun ini dikenal dengan prinsip tegas dan tidak menoleransi pemain yang tidak serius dengan profesinya. Meskipun keputusan ini mungkin akan menuai kontroversi, terutama di kalangan pendukung Indonesia, Van den Brom tampaknya telah mempertimbangkan setiap aspek sebelum membuat statement ini. Masa depan Hilgers kini berada di titik kritis, dan ia harus membuktikan dedikasi serta komitmennya jika ingin kembali ke radar pelatih Twente, meski saat ini peluang tersebut terasa sangat tipis dan jauh dari jangkauan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow