Thom Haye: Mental Juara Persib Tak Goyah Meski Puncaki Klasemen
Thom Haye mengungkap bahwa kepercayaan diri Persib yang memimpin klasemen datang dari fokus penuh pada setiap pertandingan, bukan dari tekanan posisi di papan klasemen.
Reyben - Persib Bandung terus menunjukkan performa cemerlang di musim ini dengan duduk di puncak klasemen. Namun, seorang pemain kunci mereka, Thom Haye, mengungkapkan bahwa kepercayaan diri timnya justru datang dari fokus yang laser-sharp pada setiap pertandingan, bukan dari posisi di papan klasemen. Gelandang asal Belanda ini menekankan bahwa Maung Bandung memiliki mentalitas pemenang yang tidak terpengaruh oleh tekanan eksternal maupun posisi terkini.
Dalam wawancara eksklusifnya, Thom Haye mengungkap bahwa rahasia kepercayaan diri Persib terletak pada budaya kerja keras dan dedikasi yang tertanam dalam setiap anggota skuad. Ia menjelaskan bahwa tim tidak pernah memberikan perhatian berlebihan terhadap posisi klasemen, melainkan selalu menjalankan misi dari pertandingan ke pertandingan dengan penuh konsentrasi. "Kami tidak merasa tertekan meski memimpin klasemen. Tekanan justru datang dari dalam diri untuk terus memberikan yang terbaik," ujar Haye dengan yakin.
Pemain yang telah lama berkontribusi untuk Persib ini juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi di sisa pertandingan musim ini. Menurutnya, juara sejati adalah tim yang dapat mempertahankan performa stabil hingga garis finish, bukan hanya unggul di awal musim. Thom Haye percaya bahwa Persib memiliki semua ingredient untuk meraih trofi, asalkan tetap fokus pada target dan tidak terdistraksi oleh kompetitor. Strategi sederhana ini terbukti efektif dalam menjaga semangat tim tetap tinggi.
Kepemimpinan Persib di klasemen adalah hasil dari kerja kolektif seluruh pemain dan staf pelatih. Namun, kontribusi pemain-pemain berpengalaman seperti Thom Haye sangat vital dalam membangun mental tim yang tangguh. Dengan kepercayaan diri yang solid dan fokus yang jelas, Persib siap menghadapi tantangan di sisa musim dan meraih target juara mereka.
What's Your Reaction?