Tasya Farasya Buka Suara soal Tuduhan Aneh Usai Perceraian: 'Aku Cinta Anak-Anakku'

Tasya Farasya membela dirinya dari komentar pedas warganet pasca perceraian, menekankan bahwa setiap keputusannya selalu mengutamakan kesejahteraan anak-anak. Influencer ternama ini meminta publik untuk lebih empati dan memahami kompleksitas kehidupan pribadinya.

Oct 26, 2026 - 03:19
Oct 26, 2026 - 03:19
 0  4
Tasya Farasya Buka Suara soal Tuduhan Aneh Usai Perceraian: 'Aku Cinta Anak-Anakku'

Reyben - Tasya Farasya tidak tinggal diam menghadapi sejumlah komentar pedas dari warganet yang menyebut perilakunya aneh dan berlebihan pasca perceraian. Content creator dan influencer ternama itu memilih untuk meluruskan pemahaman publik tentang dirinya, khususnya mengenai keputusan dan tindakan yang dia ambil setelah berakhirnya pernikahan.

Melalui berbagai kesempatan, Tasya Farasya mengungkapkan bahwa setiap keputusan yang dia buat tidak pernah terlepas dari pertimbangan mendalam tentang kesejahteraan anak-anaknya. Ia menekankan bahwa dirinya bukanlah sosok yang bertindak sembarangan atau hanya mengejar perhatian publik. Tasya ingin masyarakat memahami bahwa di balik setiap langkah yang dia ambil, ada dasar kuat dan pertimbangan matang yang melibatkan masa depan keluarganya.

Wanita berusia 30-an tahun ini juga menegaskan bahwa label 'aneh' atau 'caper' yang diberikan publik tidak mengganggu keputusannya untuk terus fokus pada prioritas utamanya. Tasya menyatakan dengan tegas bahwa kesehatan mental dan kebahagiaan anak-anaknya adalah hal yang tidak bisa dikompromikan. Ia menilai bahwa sebagai ibu, dia memiliki tanggung jawab penuh untuk memberikan kehidupan terbaik bagi mereka, terlepas dari apa yang dikatakan orang lain di media sosial.

Dalam merespons kritikan warganet, Tasya Farasya juga mengajak publik untuk lebih empati dan memahami kompleksitas kehidupan pribadi seseorang. Influencer yang memiliki jutaan pengikut ini percaya bahwa setiap orang memiliki cerita dan alasan tersendiri di balik tindakan mereka. Tasya berharap bahwa daripada menghakimi, masyarakat bisa lebih bijak dalam memberikan komentar, terutama ketika isu tersebut melibatkan kesejahteraan anak-anak. Sikap defensif namun matang ini menunjukkan bahwa Tasya Farasya tetap konsisten dengan nilai-nilainya dan tidak akan tergoyahkan oleh narasi negatif yang beredar di ruang publik digital.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow