Struick Buka Suara Soal Absennya dari Skuad Timnas, Ungkap Harapan Besar Kembali Dipercaya Herdman

Rafael Struick memberikan jawaban jujur soal absennya dari Timnas Indonesia selama lebih dari satu tahun. Penyerang Dewa United ini tetap optimis dan berkomitmen untuk kembali dipercaya John Herdman.

Oct 29, 2026 - 06:21
Oct 29, 2026 - 06:21
 0  4
Struick Buka Suara Soal Absennya dari Skuad Timnas, Ungkap Harapan Besar Kembali Dipercaya Herdman

Reyben - Rafael Struick akhirnya memecah kesunyian setelah lebih dari dua belas bulan lamanya tidak lagi merasakan kehormatan membela Timnas Indonesia di level senior. Penyerang Dewa United Banten FC ini memberikan pernyataan yang cukup transparan ketika ditanya tentang absensinya yang berkepanjangan dari panggilan skuad racikan pelatih John Herdman. Respons Struick menunjukkan dedikasi tinggi serta optimisme yang masih membara untuk bisa kembali berkontribusi bagi negeri.

Melalui kesempatan berbicara langsung, Struick mengungkapkan bahwa ketiadaan namanya dalam daftar pemain Timnas bukanlah sesuatu yang membuatnya putus asa. Sang pemain menjelaskan bahwa ia terus bekerja keras di level klub untuk mempertahankan performa terbaiknya. Struick percaya bahwa setiap pemain harus membuktikan kualitasnya di lapangan hijau sebelum mengharap panggilan dari pelatih. Pendekatan yang matang ini menunjukkan bahwa mantan pemain PSV Eindhoven tersebut memahami dinamika seleksi dalam dunia sepak bola profesional.

Struick juga menekankan bahwa kompetisi di antara para pemain Indonesia sangat ketat dan sehat. Menurutnya, hal tersebut justru menguntungkan bagi perkembangan Timnas ke depannya. Dia tidak menyalahkan keputusan pelatih John Herdman karena yakin bahwa coach membuat pilihan berdasarkan pertimbangan matang dan performa pemain pada saat itu. Sikap profesional ini menjadi bukti bahwa Struick sudah cukup dewasa dalam menghadapi tantangan karir sebagai seorang atlet tingkat nasional.

Di sisi lain, Struick menegaskan komitmennya untuk terus berjuang demi kembali ke radar Timnas Indonesia. Dia berkomitmen untuk meningkatkan level performa di Dewa United Banten FC sehingga tidak ada alasan bagi pelatih untuk tidak memanggil namanya. Struick menyadari bahwa kehadiran pemain-pemain muda berbakat lainnya di timnas justru memicu kompetisi sehat yang pada akhirnya akan menguntungkan program pengembangan pemain nasional dalam jangka panjang.

Komitmen Struick ini menunjukkan mental juara yang patut diapresiasi, terutama mengingat frustrasi yang mungkin dialami oleh seorang pemain ketika disisihkan dari skuad. Namun, dengan sikap positif dan kerja keras yang konsisten, bukan tidak mungkin Rafael Struick akan kembali meraih kesempatan emas untuk membela Timnas Indonesia di masa depan yang tidak terlalu jauh.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow