Sidak Ombudsman ke Lapas Cibinong Selidiki Kenyamanan Ferdy Sambo, Ditjenpas Buka Suara

Ditjenpas membantah kabar Ferdy Sambo menikmati fasilitas mewah di Lapas Cibinong. Sidak Ombudsman justru menemukan Sambo tidak berada di tempat yang dijanjikan. Kini pertanyaan transparan dalam penanganan narapidana berkasus tinggi kembali jadi sorotan.

Sep 25, 2026 - 10:41
Sep 25, 2026 - 10:41
 0  2
Sidak Ombudsman ke Lapas Cibinong Selidiki Kenyamanan Ferdy Sambo, Ditjenpas Buka Suara

Reyben - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) kembali menjadi sorotan publik terkait kondisi narapidana mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo, di Lapas Cibinong. Kali ini, klaim yang menyatakan bahwa Sambo menikmati fasilitas mewah di lapas mendapat bantahan tegas dari pihak Ditjenpas. Pernyataan ini muncul setelah tim Ombudsman melakukan sidak langsung ke lokasi dan menemukan sejumlah hal mengejutkan yang berkaitan dengan aktivitas harian narapidana tersebut.

Menurut laporan dari pihak Ditjenpas, Ferdy Sambo terlihat aktif mengikuti berbagai kegiatan keagamaan di dalam lembaga pemasyarakatan. Bahkan, mantan pejabat Polri itu dipercaya menjadi salah satu pengurus organisasi gereja yang berada di kompleks Lapas Cibinong. Informasi ini menjadi menarik karena menunjukkan bahwa Sambo tidak sekadar menjalani hukuman pidana, melainkan terlibat dalam aktivitas sosial dan keagamaan yang terstruktur. Hal ini menjadi bagian dari program rehabilitasi yang dijalankan oleh pihak lapas untuk memastikan narapidana memiliki rutinitas positif selama menjalani masa pidana.

Namun, yang mengherankan terjadi saat Ombudsman melakukan sidak mendadak (inspeksi) ke lokasi. Tim pemeriksa Ombudsman tidak menemukan Ferdy Sambo berada di tempat yang seharusnya ia berada pada saat pemeriksaan tersebut. Ketidakhadiran ini menimbulkan berbagai pertanyaan dan spekulasi di kalangan publik tentang kemungkinan keistimewaan atau perlakuan khusus yang diterima oleh narapidana berstatus tinggi. Situasi ini menambah tekanan pada Ditjenpas untuk memberikan penjelasan yang lebih detail dan transparan mengenai penempatan serta mobilitas Sambo selama berada di Lapas Cibinong.

Persoalan transparansi dalam penanganan kasus narapidana berkasus tinggi seperti Ferdy Sambo memang menjadi isu sensitif bagi publik Indonesia. Masyarakat terus mendorong agar ada akuntabilitas penuh dari lembaga pemasyarakatan dalam menangani setiap narapidana tanpa memandang latar belakang atau posisi sebelumnya. Ditjenpas sendiri telah berkali-kali menekankan bahwa semua narapidana mendapatkan perlakuan yang sama sesuai dengan peraturan yang berlaku. Namun, insiden ketidakhadiran Sambo saat sidak Ombudsman ini membuktikan bahwa masih ada celah dalam sistem pengawasan yang perlu ditingkatkan untuk menjaga kredibilitas lembaga pemasyarakatan di mata masyarakat luas.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow