Rutinitas Sikat Gigi Kamu Mungkin Salah! Ini Alasan Mengapa Langsung Berkumur Itu Berbahaya

Ternyata kebiasaan berkumur setelah sikat gigi bisa menghilangkan fluoride yang melindungi gigi. Pelajari cara yang benar untuk menjaga kesehatan gigi optimal Anda.

Jun 24, 2026 - 21:14
Jun 24, 2026 - 21:14
 0  0
Rutinitas Sikat Gigi Kamu Mungkin Salah! Ini Alasan Mengapa Langsung Berkumur Itu Berbahaya

Reyben - Selama ini, banyak dari kita yang menganggap rutinitas sikat gigi diakhiri dengan berkumur dengan air yang banyak untuk membersihkan sisa pasta gigi. Namun, ternyata kebiasaan sederhana ini justru bertentangan dengan saran para ahli kesehatan gigi profesional. Bahkan, kebiasaan yang dilakukan jutaan orang Indonesia ini bisa memberikan dampak negatif terhadap kesehatan gigi jangka panjang.

Dr. Hendra Wijaya, seorang dokter gigi spesialis di Jakarta, menjelaskan bahwa berkumur setelah menyikat gigi justru menghilangkan manfaat fluoride yang telah diaplikasikan ke permukaan gigi. "Fluoride adalah komponen penting dalam pasta gigi modern yang berfungsi sebagai pelindung enamel gigi," ujar Hendra dalam wawancara eksklusif. Ketika Anda berkumur dengan air biasa atau bahkan air berlebihan, lapisan fluoride yang baru saja menempel di gigi akan hilang. Hasilnya, perlindungan gigi terhadap keasaman dan pembusukan berkurang signifikan. Padahal, fluoride membutuhkan waktu kontak minimal 30 menit untuk benar-benar meresap dan memberikan perlindungan optimal.

Menurut penelitian terbaru dari American Dental Association, cara yang benar adalah hanya membuang sisa pasta gigi dari mulut tanpa berkumur air yang berlebihan. Sebagian kecil pasta gigi yang tertinggal di gigi dan gusi sebenarnya sangat bermanfaat untuk terus melindungi struktur gigi Anda sepanjang hari. Jika Anda merasa tidak nyaman dengan sisa pasta, Anda dapat berkumur dengan sangat sedikit air atau bahkan cukup memproduksi air liur alami untuk membersihkan mulut. Kebiasaan ini tidak hanya menghemat air, tetapi juga lebih baik untuk kesehatan gigi keluarga Anda dalam jangka panjang.

Selain itu, waktu menyikat gigi juga menjadi faktor krusial yang sering diabaikan. Ahli merekomendasikan agar Anda menyikat gigi selama dua menit dengan gerakan yang lembut dan sistematis. Jangan menekan terlalu keras karena bisa merusak gusi dan enamel. Disarankan menyikat gigi dua kali sehari, terutama sebelum tidur, untuk memastikan plak tidak menumpuk sepanjang malam saat produksi air liur menurun drastis.

Praktik kesehatan gigi yang tepat memang bukan sekadar sikat dan kumur-kumur. Diperlukan pemahaman mendalam tentang fungsi setiap komponen pasta gigi dan bagaimana cara memaksimalkan manfaatnya. Dengan mengubah kebiasaan berkumur berlebihan menjadi pembersihan minimal, Anda telah mengambil langkah signifikan menuju senyuman yang lebih sehat dan gigi yang lebih kuat.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow