Ruben Onsu Protes Sarwendah Abaikan Psikis Anak: 'Saya Ayahnya, Aku Tahu Dampaknya'
Ruben Onsu buka suara tentang video kontroversial Sarwendah, mengutamakan kesehatan mental anak-anak daripada membalas hinaan yang ditujukan kepadanya sebagai ayah.
Reyben - Ruben Onsu akhirnya memecah kesunyian setelah video kontroversial Sarwendah viral di media sosial. Aktor dan pengusaha berusia 49 tahun itu tidak lagi menahan emosi dan menyuarakan kekecewaannya terhadap mantan istri tersebut. Bukan tentang hinaan personal yang ditujukan kepadanya yang menjadi fokus utama Ruben, melainkan dampak psikologis terhadap anak-anak mereka. Dalam pernyataannya yang emosional, Ruben menekankan bahwa ia lebih peduli dengan kesejahteraan mental buah hatinya dibanding serangan verbal yang dilayangkan kepadanya.
Kemarahan Ruben bukan tanpa alasan. Sebagai seorang ayah, dia merasa bertanggung jawab penuh atas kondisi emosional anak-anaknya. Ruben menilai bahwa Sarwendah kurang mempertimbangkan efek jangka panjang dari tindakannya terhadap ketenangan batin para bocah. Dalam dunia entertainment yang penuh dengan sorotan publik, anak-anak selebriti sudah cukup menghadapi tekanan sosial dan stigma. Ketika orang tua mereka masih menambah beban dengan pertentangan yang diekspos di hadapan jutaan orang, dampaknya bisa sangat serius. Ruben mengatakan dengan tegas bahwa ia sangat memahami posisinya sebagai ayah yang harus melindungi mereka dari situasi yang merugikan.
Video viral tersebut menjadi trending topic selama beberapa hari, memicu berbagai komentar dari netizen yang terbagi antara dua kubu. Namun, Ruben berusaha mengalihkan perhatian dari kontroversi superfisial mengenai siapa yang benar atau salah. Dia fokus pada aspek yang lebih fundamental, yaitu kesehatan mental anak-anak yang menjadi korban dalam pertengkaran orang tua mereka. Ruben mengingatkan bahwa peran orang tua adalah melindungi, bukan memajang keluarga di depan publik untuk kepentingan pribadi. Setiap kata kasar, setiap rekaman pertentangan yang dibagikan, adalah jejak yang akan tersimpan dalam ingatan anak dan bisa meninggalkan trauma mendalam.
Pernyataan Ruben ini menjadi pelajaran berharga tentang tanggung jawab parental di era digital. Selebriti atau bukan, setiap orang tua harus mawas diri bahwa tindakan mereka di media sosial bisa berdampak luar biasa pada kepribadian anak-anak. Ruben menunjukkan bahwa menjadi ayah sejati bukan hanya memberikan materi, tetapi juga menjaga perasaan dan perkembangan psikis mereka. Konflik rumah tangga memang sulit dihindari, namun cara menanganinya bisa membuat perbedaan besar. Ruben berharap Sarwendah dan semua pihak yang terlibat bisa memikirkan ulang prioritas mereka, terutama dalam hal melindungi anak-anak dari kegaduhan dunia dewasa.
What's Your Reaction?