Rizky Ridho Buka Suara Soal Insiden Brutal Bus Persib: Sepak Bola Bukan Arena Kekerasan

Kapten Persija Rizky Ridho menyuarakan kecaman keras terhadap penyerangan bus Persib U-18 di Rest Area Batang. Ridho tekankan bahwa kekerasan tidak punya tempat dalam sepak bola dan mengancam masa depan olahraga.

Oct 12, 2026 - 11:57
Oct 12, 2026 - 11:57
 0  2
Rizky Ridho Buka Suara Soal Insiden Brutal Bus Persib: Sepak Bola Bukan Arena Kekerasan

Reyben - Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, angkat suara keras terhadap insiden penyerangan bus tim Persib U-18 yang terjadi di Rest Area Batang pada Jumat, 11 Oktober lalu. Melalui pernyataannya yang tegas, Ridho menegaskan bahwa tidak ada ruang sama sekali bagi aksi kekerasan dalam dunia sepak bola Indonesia. Insiden yang melibatkan pemain muda Persib ini dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap nilai-nilai sportivitas yang seharusnya menjadi fondasi olahraga.

Sebagai seorang pemimpin di lapangan hijau, Ridho merasa perlu mengambil posisi tegas demi masa depan sepak bola yang lebih sehat. Dia memahami bahwa rivalitas antarkluб memang wajar dan menjadi bagian dari industri olahraga, namun cara-cara primitif seperti kekerasan fisik hanya akan mencemarkan reputasi dan merusak generasi muda yang tengah belajar mencintai permainan. Pernyataan kapten Persija ini hadir sebagai reminder penting bagi seluruh stakeholder sepak bola untuk kembali ke jalur yang benar.

Insiden penyerangan terhadap bus Persib U-18 menjadi sorotan media dan pecinta sepak bola karena melibatkan atlet-atlet muda yang masih dalam tahap pengembangan. Mereka seharusnya fokus mengasah kemampuan teknis dan taktik bermain, bukan malah menjadi korban kekerasan di jalan. Ridho khawatir jika peristiwa seperti ini terus terjadi tanpa penindakan tegas, maka sepak bola Indonesia akan kehilangan kredibilitas di mata dunia internasional dan menciptakan trauma psikologis pada pemain muda.

Penyintas insiden tersebut dan klub mereka tentunya mengharapkan tindakan konkret dari aparat penegak hukum dan juga dari manajemen kedua belah pihak untuk memastikan hal serupa tidak terulang lagi. Dukungan dari figur-figur berpengaruh seperti Rizky Ridho menjadi penting untuk membangun kesadaran kolektif bahwa sepak bola harus dimainkan dengan kepala dingin dan hati yang sportif. Ke depannya, diharapkan ada edukasi lebih intensif kepada fans dan pemain tentang pentingnya fair play dan menghormati lawan dalam segala situasi.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow