Bandara Internasional Saudi Kembali Diserang, Satu Tewas dalam Eskalasi Konflik Houthi

Serangan baru kembali terjadi di bandara Saudi sehari setelah gempuran Houthi yang menewaskan 13 orang. Kemlu memastikan tidak ada korban WNI dan terus berkoordinasi dengan rumah sakit di Riyadh.

Oct 12, 2026 - 11:57
Oct 12, 2026 - 11:57
 0  1
Bandara Internasional Saudi Kembali Diserang, Satu Tewas dalam Eskalasi Konflik Houthi

Reyben - Zona pertahanan udara Arab Saudi kembali menjadi sasaran serangan yang memicu kepanikan di kalangan penumpang dan staf bandara. Insiden baru ini terjadi dalam waktu singkat setelah gempuran dahsyat sehari sebelumnya yang menewaskan 13 orang, menunjukkan pola eskalasi yang mengkhawatirkan dari kelompok pemberontak Houthi. Otoritas Saudi segera mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan mendalam terkait asal-usul serangan tersebut.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia telah mengaktifkan protokol pemantauan ketat untuk memastikan keselamatan warga negara Indonesia di Arab Saudi, khususnya yang berada di sekitar wilayah Riyadh dan sekitarnya. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi tentang adanya korban jiwa dari pihak WNI dalam serangan terbaru ini. Namun, Kemlu tetap melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak termasuk rumah sakit-rumah sakit besar di Riyadh untuk memverifikasi identitas korban dan memastikan tidak ada warga negara Indonesia yang terlibat dalam insiden tersebut.

Pola serangan berulang ini mencerminkan tingginya tingkat ketegangan di kawasan Timur Tengah, dengan Houthi terus melanjutkan kampanye militer mereka terhadap infrastruktur penting Arab Saudi. Bandara Internasional Abha dan fasilitas sipil lainnya menjadi target utama, menciptakan iklim ketakutan di antara masyarakat sipil dan menggangu aktivitas ekonomi normal. Respons cepat dari pasukan pertahanan udara Saudi berhasil menangkal beberapa serangan, namun beberapa proyektil masih berhasil lolos pertahanan dan menimbulkan korban.

Konsulat Jenderal Indonesia di Jeddah dan perwakilan Indonesia di Arab Saudi terus memantau perkembangan situasi keamanan secara real-time. Tim crisis management Kemlu siap membantu setiap WNI yang membutuhkan bantuan konsular, termasuk pengurusan evakuasi apabila diperlukan. Pemerintah Indonesia menyerukan kepada semua warganya yang berada di wilayah rawan konflik untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari area publik yang ramai, dan segera menghubungi kedutaan jika mengalami kesulitan. Situasi keamanan di Arab Saudi akan terus dipantau secara berkala dengan koordinasi diplomatik yang lebih intensif untuk menjaga keselamatan warga negara Indonesia.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow