Revolusi Transportasi Jabar: KDM Siap Pensiunkan Angkot Tua dan Reaktifkan Bandara Husein

KDM Jawa Barat meluncurkan revolusi transportasi dengan mengevaluasi angkot tua dan membuka kembali Bandara Husein. Strategi ini fokus pada peningkatan kualitas layanan publik dan konektivitas regional yang lebih baik.

Jul 23, 2026 - 13:37
Jul 23, 2026 - 13:37
 0  1
Revolusi Transportasi Jabar: KDM Siap Pensiunkan Angkot Tua dan Reaktifkan Bandara Husein

Reyben - Komisi Dewan Mitigasi (KDM) Jawa Barat meluncurkan strategi komprehensif untuk merevolusi ekosistem transportasi regional. Keputusan strategis ini mencakup dua inisiatif besar: penarikan armada angkutan antarkota dan antarkabupaten yang sudah usang dari operasional, serta pembukaan kembali Bandara Husein Sastranegara untuk mendukung mobilitas penumpang modern. Langkah ambisius ini menandai komitmen serius pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi publik yang selama ini dinilai tertinggal.

Armada kendaraan angkutan umum di Jawa Barat yang menjadi sorotan evaluasi KDM adalah bus-bus dan minibus berusia puluhan tahun yang masih beroperasi melayani rute antarkabupaten dan antarkota. Sejumlah kendaraan tersebut telah melampaui standar usia operasional yang ditetapkan dan tidak lagi memenuhi kriteria kelayakan transportasi publik berkualitas. Kondisi mesin yang sudah over-haul berkali-kali, interior yang penuh korosi, dan sistem keselamatan yang minimal menjadi bukti nyata perlunya penggantian. KDM memandang penghentian operasional armada tua ini bukan sekadar prosedur administratif, melainkan investasi dalam keselamatan dan kenyamanan jutaan pengguna jasa transportasi publik Jabar.

Paralel dengan upaya peremajaan armada angkot, KDM juga fokus pada pengoptimalan infrastruktur transportasi udara. Bandara Husein Sastranegara, yang sebelumnya mengalami periode operasional terbatas, kini akan direvitalisasi untuk kembali melayani penerbangan komersial reguler. Reaktivasi bandara ini diharapkan membuka peluang konektivitas yang lebih luas bagi masyarakat Jabar, terutama untuk rute domestik menuju kota-kota besar lainnya. Dengan tersedianya alternatif transportasi udara yang efisien, beban angkutan darat dapat berkurang secara signifikan, menciptakan ekosistem transportasi yang lebih seimbang dan responsif terhadap kebutuhan mobilitas modern.

KDM menekankan bahwa reformasi transportasi ini dirancang dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan dan efisiensi operasional. Penghapusan armada tua tidak hanya meningkatkan standar emisi karbon tetapi juga mendorong operator transportasi untuk berinvestasi pada kendaraan ramah lingkungan dengan teknologi terkini. Sementara itu, pembukaan kembali Bandara Husein memberikan signal positif bagi investor dan stakeholder transportasi bahwa Jawa Barat serius membangun infrastruktur yang kompetitif di tingkat nasional. Kedua inisiatif ini diharapkan menciptakan momentum baru dalam industri transportasi regional yang lebih transparan, aman, dan berkualitas tinggi.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow