Revaldo Tersandung Narkoba Lagi, Berapa Kali Sebenarnya Dia Ditangkap? Ini Kronologi Lengkapnya

Revaldo ditangkap polisi untuk keempat kalinya atas kasus narkoba. Simak kronologi lengkap penangkapan, barang bukti, pasal yang akan dikenakan, dan peluang rehabilitasinya.

Aug 27, 2026 - 07:10
Aug 27, 2026 - 07:10
 0  4
Revaldo Tersandung Narkoba Lagi, Berapa Kali Sebenarnya Dia Ditangkap? Ini Kronologi Lengkapnya

Reyben - Nama Revaldo kembali menjadi sorotan publik setelah polisi menangkap dirinya atas kasus narkoba untuk yang keempat kalinya. Penangkapan ini menambah deretan catatan criminal record yang sudah menghiasi namanya selama bertahun-tahun. Setiap kali ditangkap, Revaldo selalu meninggalkan jejak yang sama: kepemilikan barang haram jenis narkotika. Kali ini, polisi menemukan barang bukti yang cukup signifikan saat menggeledah tempat tinggalnya. Pertanyaan besar kini muncul: apakah Revaldo akan mendapatkan kesempatan rehabilitasi atau justru berakhir di penjara dengan hukuman lebih berat?

Penangkapan pertama Revaldo terjadi sekitar lima tahun lalu ketika polisi menemukan satu gram sabu-sabu dalam tas ranselnya. Saat itu dia berhasil lolos dengan menjalani program rehabilitasi di lembaga khusus selama tiga bulan. Namun, kesempatan kedua tidak membuat Revaldo belajar. Tidak sampai enam bulan setelah keluar dari rehabilitasi, dia kembali ditangkap dengan barang bukti baru berupa 2,5 gram kristal putih. Penangkapan kedua ini membuat Revaldo menghabiskan setahun di penjara sebelum akhirnya dibebaskan dengan remisi. Pola yang sama terulang lagi pada penangkapan ketiga tiga tahun lalu, ketika polisi mendapati Revaldo sedang transaksi dengan seorang penyalur narkoba di area pinggiran kota. Kali ini dia membawa hampir 5 gram sabu-sabu, sebuah jumlah yang jauh lebih besar dari penangkapan sebelumnya.

Pasal yang akan dikenakan kepada Revaldo kali ini merupakan salah satu peraturan yang paling berat dalam UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan jumlah barang bukti yang ditemukan—lebih dari 10 gram sabu-sabu—Revaldo diduga tidak hanya pengguna tetapi juga sebagai pengedar. Jaksa penuntut umum kemungkinan akan mengajukan dakwaan berlapis, mengingat ini adalah kasus keempat dan Revaldo memiliki catatan kriminal yang jelas. Ancaman hukuman bisa mencapai 15 tahun penjara jika Revaldo divonis sebagai pengedar, jauh lebih berat dari penangkapan-penangkapan sebelumnya. Keputusan hakim akan sangat menentukan nasib pemuda berusia 32 tahun ini.

Meskipun jalur rehabilitasi masih terbuka berdasarkan peraturan yang ada, prospek Revaldo mendapatkan kesempatan itu kembali terlihat sangat tipis. Pertimbangan utama adalah frekuensi penangkapannya yang terus berulang dan pola yang menunjukkan escalation, dari pengguna menjadi kemungkinan pengedar. Tim ahli akan melakukan assessment psikologis untuk menentukan apakah Revaldo masih memiliki komitmen untuk rehabilitasi atau sebaliknya sudah terlalu dalam terjerat dalam dunia narkoba. Keluarga Revaldo telah mengajukan permohonan khusus agar putra mereka diberikan kesempatan terakhir untuk menjalani program rehabilitasi intensif, namun keputusan final tetap ada di tangan pengadilan.

Kasus Revaldo ini sekali lagi menunjukkan betapa rumitnya masalah narkoba di Indonesia. Sistem rehabilitasi yang ada belum mampu memberikan jaminan kesembuhan jangka panjang, terutama ketika lingkungan tempat tinggal masih penuh dengan pemasok dan pengguna narkoba lainnya. Para ahli menyarankan pendekatan holistik yang tidak hanya fokus pada penghukuman, tetapi juga pada perubahan lingkungan sosial dan dukungan keluarga yang konsisten. Sidang Revaldo dijadwalkan akan dimulai bulan depan, dan hasil putusannya akan menjadi pelajaran penting tentang bagaimana sistem peradilan Indonesia menangani kasus narkoba berulang.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow