Puluhan Rumah Terendam Banjir di Donggala, Warga Diminta Siaga Bencana Susulan
30 rumah di Desa Labean, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, terendam banjir pada Jumat 3 April 2026. BPBD Sulawesi Tengah telah melakukan pendataan dan peringatan waspada terhadap potensi banjir susulan.
Reyben - Bencana banjir kembali melanda wilayah Donggala, Sulawesi Tengah. Kali ini, sebanyak 30 unit rumah warga di Desa Labean, Kecamatan Balaesang, tercatat terendam air pada Jumat lalu (3 April 2026). Peristiwa ini menjadi catatan penting bagi otoritas setempat untuk meningkatkan kesiapan menghadapi potensi banjir susulan yang masih mungkin terjadi di kawasan tersebut.
Menurut laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah, banjir yang merendam Desa Labean ini terjadi dengan cepat dan mengakibatkan kerugian material yang cukup signifikan bagi warga setempat. Luapan air yang terjadi diduga berkaitan dengan tingginya curah hujan dalam beberapa hari sebelumnya, ditambah dengan kondisi topografi wilayah yang berpotensi menjadi jalur aliran air. Tim dari BPBD langsung melakukan pendataan untuk memastikan jumlah pasti rumah yang terdampak serta mengidentifikasi kebutuhan penanganan darurat.
Respons cepat dari berbagai pihak telah dilakukan untuk membantu warga korban banjir. Evakuasi darurat dilakukan untuk memastikan keselamatan penduduk yang bertinggal di zona rawan banjir. Selain itu, BPBD juga memberikan peringatan kepada semua warga agar tetap waspada dan siap mengantisipasi kemungkinan banjir susulan yang bisa terjadi. Prakiraan cuaca untuk minggu-minggu mendatang masih menunjukkan potensi hujan lebat, sehingga tingkat kewaspadaan perlu dijaga dengan baik.
Otoritas lokal telah mengingatkan seluruh masyarakat Donggala untuk mengambil langkah preventif sedari dini. Warga diminta mempersiapkan barang-barang penting, dokumen berharga, dan kebutuhan pokok dalam kemasan yang mudah dibawa. Sistem peringatan dini yang telah dibangun pemerintah daerah terus dimonitor untuk memberikan informasi terkini kepada publik. BPBD juga mengimbau warga untuk tidak mengabaikan instruksi evakuasi jika diminta oleh petugas, demi keselamatan bersama.
Bencana banjir memang menjadi tantangan berkelanjutan bagi Donggala mengingat letak geografisnya. Oleh karena itu, upaya mitigasi bencana jangka panjang seperti perbaikan sistem drainase, penghijauan daerah aliran sungai, dan pembangunan infrastruktur penahan banjir perlu terus ditingkatkan. Saat ini, fokus utama tetap pada penanganan situasi darurat dan memastikan tidak ada jatuh korban jiwa dari bencana yang terjadi.
What's Your Reaction?