Pulang ke Rumah! Belanda Kembalikan Artefak Bersejarah Peninggalan Kerajaan Majapahit ke Indonesia

Belanda secara resmi akan mengembalikan Arca Shiva dari abad ke-13 dan Prasasti Damalung dari abad ke-15 ke Indonesia. Kedua artefak berharga ini akan meninggalkan Wereldmuseum Amsterdam dan Leiden setelah puluhan tahun disimpan, menandai langkah penting dalam repatriasi warisan budaya Indonesia.

Apr 8, 2026 - 12:27
Apr 8, 2026 - 12:27
 0  0
Pulang ke Rumah! Belanda Kembalikan Artefak Bersejarah Peninggalan Kerajaan Majapahit ke Indonesia

Reyben - Kabar gembira datang dari Belanda untuk Indonesia. Pemerintah Kerajaan Belanda telah memutuskan untuk mengembalikan dua artefak bersejarah yang bernilai tinggi dan telah disimpan di museum-museum Belanda selama puluhan tahun. Arca Shiva berusia lebih dari 700 tahun asal Jawa Timur dan Prasasti Damalung dari Jawa Tengah yang berumur lima abad akan segera kembali ke tanah air. Kedua benda purbakala ini merupakan bukti nyata dari kejayaan peradaban Indonesia masa lalu, khususnya era Majapahit yang pernah menguasai wilayah maritim Asia Tenggara.

Arc Shiva yang menjadi pusat perhatian ini adalah karya seni religius yang dibuat pada abad ke-13, merupakan representasi dewa tertinggi dalam agama Hindu. Patung ini menampilkan detail artistik yang luar biasa, mencerminkan keahlian pengrajin Jawa Timur pada masa itu. Sementara itu, Prasasti Damalung yang berasal dari abad ke-15 memiliki nilai historis yang sama pentingnya, memberikan catatan tertulis tentang kehidupan masyarakat Jawa Tengah di era tersebut. Kedua artefak ini sebelumnya tersimpan di Wereldmuseum Amsterdam dan Wereldmuseum Leiden, dua lembaga museum terkemuka di Belanda yang memiliki koleksi seni dan budaya dari berbagai belahan dunia.

Langkah repatriasi ini menandai komitmen Belanda dalam mengatasi warisan kolonial mereka dan mengembalikan harta budaya kepada negara-negara asal. Proses yang panjang dan kompleks melibatkan negosiasi antara pemerintah Indonesia dan otoritas museum Belanda guna memastikan bahwa artefak-artefak ini dapat dikembalikan dengan aman dan dalam kondisi terbaik. Keputusan ini juga mencerminkan perubahan paradigma global mengenai kepemilikan koleksi museum dan pentingnya preservasi warisan budaya di negara asalnya sendiri. Bagi Indonesia, pengembalian ini bermakna lebih dari sekadar mendapatkan kembali benda-benda fisik, namun juga pemulihan identitas budaya dan pengakuan atas kejayaan masa lalu.

Proses repatriasi artefak bersejarah menjadi semakin penting di era modern ini, terutama mengingat banyaknya koleksi budaya Indonesia yang tersebar di berbagai museum internasional. Pengembalian Arca Shiva dan Prasasti Damalung diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya menjaga dan menghormati warisan budaya masing-masing bangsa. Artefak-artefak ini akan dirawat dan dipajang dengan baik di museum-museum Indonesia, sehingga generasi muda Indonesia dapat langsung melihat dan belajar tentang prestasi leluhur mereka. Langkah Belanda ini juga diharapkan dapat menginspirasi negara-negara Eropa lainnya untuk melakukan hal serupa dan mengembalikan koleksi budaya yang diperoleh selama era kolonial kepada negara-negara asal mereka, sehingga tercipta ekosistem warisan budaya global yang lebih adil dan setara.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow