Program Angkot Gratis untuk Pelajar Malang Masih Terkatung-katung, Kapan Berangkat?

Program angkot pelajar gratis yang dijanjikan Pemkot Malang masih menggantung tanpa kepastian jadwal. Target Agustus tidak pasti, hambatan administratif jadi kendala utama.

Aug 26, 2026 - 17:43
Aug 26, 2026 - 17:43
 0  1
Program Angkot Gratis untuk Pelajar Malang Masih Terkatung-katung, Kapan Berangkat?

Reyben - Janji manis pemerintah Kota Malang untuk menyediakan layanan angkutan kota gratis bagi pelajar masih menjadi mimpi indah yang belum terwujud. Program yang dinanti-nantikan oleh ribuan pelajar dan orang tua ini ternyata masih terjebak dalam proses administratif dan belum memiliki kepastian jadwal peluncuran yang jelas. Meski awalnya ditargetkan dapat beroperasi pada bulan Agustus, hingga saat ini program tersebut masih jauh dari garis finish.

Beberapa hambatan teknis dan administratif menjadi penyebab terhambatnya realisasi program angkot pelajar gratis ini. Pemerintah kota masih melakukan berbagai koordinasi dengan stakeholder terkait, mulai dari operator angkutan umum, dinas terkait, hingga pihak-pihak yang akan menjadi beneficiary utama program ini. Proses yang seharusnya cepat ini ternyata memerlukan waktu lebih panjang dari yang diperkirakan sebelumnya, menciptakan kekhawatiran di kalangan pelajar dan wali murid yang sudah menanti-nantikan kehadiran program tersebut.

Ketua Humas Pemkot Malang belum memberikan penjelasan detail mengenai kendala spesifik yang menyebabkan keterlambatan ini. Masyarakat hanya diberitahu bahwa program masih dalam tahap persiapan dan belum ada keputusan final terkait kapan program ini akan dimulai. Target Agustus yang sebelumnya digulirkan kini mulai dipertanyakan kredibilitasnya, mengingat sudah memasuki fase akhir bulan tersebut tanpa ada kabar perkembangan yang signifikan dari pihak pemerintah.

Para orang tua pelajar mulai mengungkapkan kekecewaannya terhadap penundaan berulang kali ini. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan jadwal yang lebih pasti dan transparan terkait kapan program ini akan benar-benar dijalankan. Tidak adanya kepastian ini membuat banyak pelajar yang telah menyiapkan diri masih harus mengandalkan transportasi pribadi atau berbagi dengan orang tua mereka ke sekolah. Program yang semestinya menjadi solusi kemudahan akses pendidikan ini justru menciptakan kegelisahan baru karena ketidakpastiannya yang berkelanjutan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow