Pramono Buka Suara soal Kemacetan Rasuna Said, Ungkap Alasan Proyek Pedestrian Harus Dilanjutkan

Gubernur Pramono Anung membela proyek pembangunan pedestrian Rasuna Said yang memicu kemacetan, sambil menekankan pentingnya infrastruktur pejalan kaki bagi masa depan Jakarta yang lebih baik.

Apr 14, 2026 - 00:44
Apr 14, 2026 - 00:44
 0  0
Pramono Buka Suara soal Kemacetan Rasuna Said, Ungkap Alasan Proyek Pedestrian Harus Dilanjutkan

Reyben - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akhirnya merespons keluhan warga yang viral di media sosial terkait proyek pembangunan pedestrian di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Keluhan tersebut muncul karena proyek tersebut dinilai mengganggu mobilitas kendaraan dan menciptakan antrian panjang di jalan utama. Melalui pernyataannya, Pramono mencoba menjelaskan pentingnya proyek infrastruktur pejalan kaki ini meskipun memicu ketidaknyamanan sementara bagi pengendara.

Kemacetan yang terjadi di sekitar Rasuna Said memang menjadi pemandangan sehari-hari sejak pembangunan pedestrian dimulai. Warga dan commuter yang melewati ruas jalan tersebut mengeluh waktu tempuh mereka meningkat drastis, terutama pada jam-jam sibuk. Uneg-uneg ini kemudian berkembang menjadi percakapan hangat di berbagai platform media sosial, dengan banyak warganet yang mempertanyakan urgensitas proyek tersebut. Namun Pramono tampak tidak goyah dengan tekanan publik ini dan justru menjelaskan visi jangka panjang yang menjadi latar belakang pengambilan keputusan ini.

Menurut penjelasan Gubernur, pembangunan pedestrian yang berkualitas adalah bagian dari komitmen pemerintah DKI dalam menciptakan ruang publik yang ramah bagi pejalan kaki. Proyek ini juga dihubungkan dengan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat urban dan mendorong mobilitas yang lebih sehat. Pramono menekankan bahwa kemacetan yang terjadi saat ini adalah tantangan jangka pendek yang harus diterima demi hasil yang lebih baik di masa depan. Dia juga memastikan bahwa pemerintah akan terus mempercepat proses pembangunan agar dampak negatif dapat diminimalkan.

Selain itu, Pramono mengajak masyarakat untuk memahami bahwa investasi infrastruktur pejalan kaki adalah bagian dari transformasi Jakarta menjadi kota yang lebih nyaman dan berkelanjutan. Dia berkomitmen akan meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengelola lalu lintas selama periode konstruksi. Pemerintah juga terbuka untuk mendengarkan masukan dari warga agar nantinya hasil akhir dari proyek ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Jakarta Selatan khususnya.

Saat ditanya tentang timeline penyelesaian proyek, Pramono tidak memberikan tanggal pasti namun menjanjikan transparansi penuh kepada publik. Dia mengharapkan kesabaran dan dukungan dari seluruh stakeholder termasuk warga yang terdampak. Proyek Rasuna Said ini menjadi test case bagaimana pemerintah menyeimbangkan kebutuhan jangka pendek dan visi pembangunan jangka panjang di tengah tantangan mobilitas urban yang semakin kompleks.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow