Pertempuran Panas Meledak di Garis Durand, Afghanistan-Pakistan Saling Serang dengan Senjata Berat

Pertempuran sengit antara pasukan Afghanistan dan Pakistan meletus di Garis Durand dengan korban jiwa. Ketegangan lama akhirnya menjadi pertukaran tembakan berat yang mengancam stabilitas regional.

Oct 18, 2026 - 08:48
Oct 18, 2026 - 08:48
 0  4
Pertempuran Panas Meledak di Garis Durand, Afghanistan-Pakistan Saling Serang dengan Senjata Berat

Reyben - Ketegangan yang sudah lama berkobar antara Afghanistan dan Pakistan akhirnya meledak menjadi pertempuran sengit di sepanjang Garis Durand, perbatasan yang memisahkan kedua negara. Insiden yang terjadi beberapa waktu lalu ini menandai eskalasi serius dalam hubungan bilateral yang sudah rapuh, dengan pertukaran tembakan intensif melibatkan pasukan militer dari kedua belah pihak. Laporan awal mengonfirmasi adanya korban jiwa, meski angka pastinya masih terus diperbarui oleh otoritas setempat.

Pertempuran ini pecah tanpa peringatan di wilayah perbatasan yang terkenal sebagai zona konflik berulang. Pasukan Afghanistan diduga memulai dengan serangan artileri yang ditanggapi balik oleh pasukan Pakistan dengan intensitas yang sama keras. Pertukaran tembakan berlangsung selama beberapa jam, melibatkan senjata anti-tank dan meriam kaliber berat yang menggetarkan kawasan sekitar. Penduduk sipil di daerah perbatasan terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mencari tempat berlindung saat pertempuran masih berlangsung.

Garis Durand, yang menjadi pemicu persengketaan antara dua negara ini selama puluhan tahun, kembali menjadi pusat perhatian dunia internasional. Perbatasan yang ditarik pada era kolonial Inggris ini selalu menjadi sumber ketidakpuasan Afghanistan, yang menganggap demarkasi tersebut tidak adil. Pakistan, di sisi lain, mempertahankan bahwa perbatasan itu sah secara hukum internasional. Setiap insiden di wilayah ini memicu respons keras dari kedua belah pihak dan memperdalam luka lama dalam hubungan bilateral.

Pejabat militer dari kedua negara telah mengeluarkan pernyataan yang saling menyalahkan. Pihak Afghanistan mengatakan pasukan mereka hanya melakukan operasi defensif untuk melindungi wilayah dari infiltrasi, sementara Pakistan membantah dan menyatakan bahwa mereka adalah pihak yang menerima serangan. Organisasi kemanusiaan internasional telah mengecam insiden ini dan menyerukan segera diadakannya dialog damai antara kedua pihak untuk mencegah terjadinya eskalasi lebih lanjut yang bisa merugikan jutaan penduduk sipil.

Komunitas internasional, termasuk PBB dan negara-negara adidaya, telah menyampaikan kekhawatiran mendalam atas meningkatnya ketegangan di kawasan ini. Peran mediator regional dan dukungan dari negara sahabat sangat diharapkan untuk mengembalikan kedua negara ke meja perundingan. Tanpa intervensi cepat dari pihak ketiga yang netral dan dipercaya, risiko terjadinya konflik berskala lebih besar di wilayah ini semakin terbuka lebar.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow