Persib Jadikan Kekalahan Persija Sebagai Bahan Bakar, Taklukkan FC Seoul di ACL 2
Persib Bandung menang 1-0 atas FC Seoul di ACL 2, namun perhatian pemain dan pelatih justru tertuju pada kekalahan Persija sebagai motivasi bangkit. Igor Tolic dan Marc Klok secara terbuka mengungkap bahwa luka dari derbi Jawa Barat menjadi bahan bakar untuk terus melaju di kompetisi Asia.
Reyben - Persib Bandung terus menunjukkan ketangguhan mereka di kompetisi AFC Champions League 2 (ACL 2) dengan meraih kemenangan 1-0 atas FC Seoul. Namun, yang menarik dari performa Maung Bandung kali ini bukan sekadar hasil kemenangan di atas kertas. Pemain dan pelatih Persib justru terus menggali-gali memori pahit dari kekalahan melawan Persija Jakarta sebagai motivasi tersembunyi untuk terus bangkit dan membuktikan diri di panggung Asia.
Igor Tolic, sebagai salah satu motor utama Persib, secara eksplisit mengangkat topik tentang kekalahan dari Persija seusai pertandingan melawan FC Seoul. Bagi Tolic, laga derbi Jawa Barat yang berakhir pahit tersebut menjadi pembelajaran berharga yang mendorong timnya untuk lebih fokus dan profesional dalam menghadapi tantangan berikutnya. Pemain berusia 32 tahun ini percaya bahwa pengalaman buruk itu harus diubah menjadi energi positif untuk meraih kesuksesan di kompetisi internasional yang prestisius ini.
Pernyataan serupa juga datang dari Marc Klok, yang menunjukkan bahwa seluruh skuad Persib memiliki kesadaran kolektif mengenai pentingnya bangkit dari keterpurukan. Klok menekankan bahwa kekalahan dari Persija bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju perbaikan diri. Dengan menang atas FC Seoul, Persib membuktikan bahwa mereka memiliki kapasitas untuk bersaing di level Asia, meskipun harus mengalami luka di dalam negeri terlebih dahulu.
Pelatih Persib juga menunjukkan sikap yang sama dalam menyampaikan pesan kepada tim dan media. Manajemen klub secara strategis menjadikan kekalahan Persija sebagai reminder yang konstan dalam setiap latihan dan persiapan pertandingan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Persib tidak hanya ingin memenangkan laga-laga di ACL 2, tetapi juga ingin membangun mentalitas juara yang tidak mudah menyerah dan selalu belajar dari setiap keputusan yang membuat tim gagal. Kemenangan 1-0 atas FC Seoul baru saja terbukti menjadi langkah nyata dari filosofi tersebut.
What's Your Reaction?