Perempuan Bangsa Apresiasi Para Porter Tanah Abang: Mereka Adalah Tulang Punggung Ekonomi Rakyat

DPP Perempuan Bangsa membagikan sembako kepada puluhan porter Tanah Abang sebagai bentuk apresiasi atas peran ekonomi mereka yang sering terabaikan. Mereka adalah pahlawan ekonomi yang memgerakkan roda perdagangan rakyat.

Mar 11, 2026 - 21:27
Mar 11, 2026 - 21:27
 0  1
Perempuan Bangsa Apresiasi Para Porter Tanah Abang: Mereka Adalah Tulang Punggung Ekonomi Rakyat

Reyben - Dalam aksi sosial yang menyentuh hati, DPP Perempuan Bangsa kembali membuktikan komitmennya untuk memberdayakan masyarakat marginal di Jakarta. Kali ini, organisasi yang konsisten melakukan gerakan kemanusiaan tersebut memilih Tanah Abang sebagai lokasi pembagian sembako kepada puluhan porter yang setiap hari berjuang mencari nafkah di tengah hiruk pikuk perdagangan tekstil terbesar di Asia Tenggara.

Aksi nyata ini bukan sekadar ritual kemanusiaan biasa. DPP Perempuan Bangsa ingin mengirimkan pesan kuat bahwa para porter—yang sering terabaikan dalam narasi pembangunan ekonomi nasional—adalah jantung dari sistem ekonomi rakyat. Mereka adalah orang-orang yang menggerakkan roda distribusi, logistik, dan perdagangan di tingkat grassroot dengan pengorbanan tenaga dan waktu yang luar biasa. Ketika ribuan kendaraan berisi barang dagangan berpindah tangan setiap hari, porter-lah yang menjadi titik kritis dalam ekosistem perdagangan itu.

Menurut Nihayatul Wafiroh, sosok pimpinan yang menginisiasi kegiatan ini, apresiasi terhadap porter bukan hanya sekadar tindakan kemanusiaan biasa melainkan bentuk pengakuan atas peran ekonomi mereka yang seringkali invisible dalam statistik formal. "Porter itu adalah pahlawan ekonomi yang tak boleh dilupakan," ujarnya dengan penuh keyakinan. Pernyataan sederhana namun mengena tersebut membuka mata bahwa sistem ekonomi modern kita masih sangat bergantung pada kerja keras manusia-manusia seperti mereka, yang bekerja tanpa jaminan sosial memadai, tanpa hari libur tetap, dan tanpa perlindungan khusus dari negara.

Program pembagian sembako yang dilaksanakan di Tanah Abang ini melibatkan koordinasi matang antara relawan DPP Perempuan Bangsa dan jaringan lokal setempat. Ribuan paket berisi kebutuhan pokok—mulai dari beras, minyak goreng, gula, hingga telur—disiapkan khusus untuk membantu meringankan beban hidup para porter dan keluarganya. Bukan hanya soal nilai materi semata, tetapi juga tentang bagaimana sebuah organisasi perempuan memilih untuk berdiri di garis depan pemberdayaan ekonomi komunitas yang paling rentan.

Inisiatif ini juga merefleksikan kesadaran bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan tidak hanya tentang memastikan perempuan mendapatkan akses ekonomi yang setara, tetapi juga tentang membangun solidaritas lintas kelas dan profesi. Banyak istri dari para porter yang juga menerima manfaat langsung dari program ini, sehingga dampak positifnya menjadi berlipat ganda di tingkat rumah tangga dan komunitas lokal.

Di era transformasi digital ini, cerita tentang porter Tanah Abang menjadi pengingat penting bahwa ekonomi Indonesia masih sangat digerakkan oleh tenaga kerja manual yang penuh dedikasi. Mereka adalah bagian dari sistem yang kompleks namun seringkali luput dari perhatian kebijakan publik. Melalui aksi seperti ini, DPP Perempuan Bangsa menunjukkan bahwa ada cara lain untuk merayakan dan mengapresiasi para pekerja informal yang menjadi fondasi ekonomi rakyat kita.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow