Pencarian Intensif Helikopter PK-CFX: 8 Penumpang Hilang di Atas Hutan Kalbar
Helikopter PK-CFX dengan delapan penumpang hilang kontak di Sekadau, Kalimantan Barat. Basarnas mengerahkan Super Puma untuk operasi pencarian intensif di area hutan lebat.
Reyben - Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) berskala besar dimulai setelah helikopter berpendaftaran PK-CFX kehilangan kontak dengan menara kontrol pada Selasa pagi. Pesawat bermesin ganda tersebut sedang melakukan perjalanan rutin dari Bandara Melawi menuju Kubu Raya dengan membawa delapan orang di atas hutan lebat Sekadau, Kalimantan Barat. Tim Basarnas langsung mengaktifkan protokol darurat dan mengerahkan helikopter Super Puma berteknologi canggih untuk menjangkau area pencarian yang sulit diakses.
Kehilangan sinyal komunikasi terjadi sekitar pukul 07.15 pagi waktu setempat, ketika helikopter berada di ketinggian operasional normal. Pihak bandara sempat mencoba menghubungi pilot berkali-kali namun tidak mendapat respons apapun. Data radar terakhir menunjukkan pesawat berada di area Sekadau, sebuah wilayah dengan medan berbukit dan hutan primer yang sangat lebat, membuat upaya pencarian menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat.
Basarnas telah mengidentifikasi enam penumpang beserta dua crew helikopter sebagai orang-orang yang hilang kontak. Identitas lengkap mereka masih dalam proses verifikasi oleh otoritas terkait. Koordinasi dengan Kementerian Perhubungan juga dilakukan untuk mendapatkan data teknis pesawat terbaru serta riwayat penerbangan terakhirnya. Super Puma yang dikirimkan Basarnas dilengkapi dengan peralatan pencarian modern termasuk thermal imaging dan sonar untuk meningkatkan efektivitas operasi di area yang minim visibilitas.
Kejadian ini menambah daftar panjang insiden penerbangan di kawasan Kalimantan Barat yang merupakan salah satu zona dengan aktivitas penerbangan komersial dan charter tinggi. Kondisi cuaca di wilayah Sekadau pada saat insiden dilaporkan berawan dengan visibilitas terbatas, meskipun tidak ada laporan badai atau turbulensi ekstrem sebelum kehilangan kontak. Investigasi teknis akan dilakukan setelah keadaan pesawat dan penumpang dapat dipastikan.
Keluarga penumpang dan crew telah dihubungi oleh pihak maskapai terkait situasi darurat ini. Basarnas memastikan operasi SAR akan berlanjut 24 jam sampai menemukan jejak helikopter PK-CFX. Pernyataan resmi dari otoritas penerbangan sipil diharapkan dalam hitungan jam untuk memberikan update terkini mengenai perkembangan pencarian dan analisis awal penyebab kehilangan kontak komunikasi.
What's Your Reaction?