PDIP Desak Prabowo Jangan Lupakan Pendidikan Daerah: Kesenjangan Jawa-Indonesia Timur Mengkhawatirkan

PDIP Kalimantan Selatan menekankan urgensi peningkatan mutu pendidikan di daerah-daerah tertinggal, khususnya Indonesia Timur, di tengah kesenjangan pendidikan yang semakin lebar dengan wilayah Jawa.

May 2, 2026 - 14:25
May 2, 2026 - 14:25
 0  0
PDIP Desak Prabowo Jangan Lupakan Pendidikan Daerah: Kesenjangan Jawa-Indonesia Timur Mengkhawatirkan

Reyben - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kalimantan Selatan kembali mengangkat isu krusial yang selama ini menjadi momok pendidikan nasional. Dalam sebuah diskusi publik minggu lalu, Syaripuddin, politisi senior PDIP, mengingatkan Presiden Prabowo Subianto untuk tidak mengabaikan peningkatan mutu pendidikan di daerah-daerah terpencil. Pernyataan ini bukan sekadar himbauan biasa, melainkan alarm keras tentang ketimpangan pendidikan yang semakin lebar antara Pulau Jawa dengan wilayah Indonesia Timur dan daerah-daerah tertinggal lainnya.

Menurut Syaripuddin, jurang kesenjangan kualitas pendidikan antara Jawa dengan masyarakat di kawasan timur Indonesia terlihat sangat signifikan dan memprihatinkan. Dia menekankan bahwa disparitas ini bukan hanya sekedar angka statistik di atas kertas, tetapi cerminan nyata dari ketidakadilan akses pendidikan berkualitas yang dialami jutaan anak-anak Indonesia di luar Pulau Jawa. Fasilitas sekolah yang minim, kurangnya tenaga pendidik berkualifikasi, dan terbatasnya sumber daya pembelajaran menjadi penghambat utama yang mencegah generasi muda daerah untuk berkembang secara optimal. Masalah ini, jika dibiarkan terus berlarut-larut, akan menciptakan rantai kemiskinan yang sulit untuk diputus di masa depan.

Penelitian dan data lapangan menunjukkan bahwa kota-kota besar di Jawa, terutama Jakarta, Surabaya, dan Bandung, telah memiliki infrastruktur pendidikan yang jauh lebih baik dibandingkan daerah-daerah di Indonesia Timur seperti Nusa Tenggara, Papua, dan Maluku. Sekolah-sekolah berkualitas tinggi dengan fasilitas modern, perpustakaan lengkap, dan guru-guru bersertifikat lebih mudah ditemukan di Jawa. Sementara itu, di daerah-daerah terpencil, anak-anak masih belajar di ruang kelas yang bocor saat hujan, dengan papan tulis yang sudah usang, dan guru yang harus mengajar lebih dari satu mata pelajaran karena kekurangan tenaga pendidik. Kondisi ini secara langsung mempengaruhi prestasi akademik siswa dan membuka peluang yang tidak setara untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Oleh karena itu, PDIP Kalsel dengan tegas meminta agar pemerintahan Prabowo-Gibran menjadikan peningkatan mutu pendidikan di daerah sebagai prioritas utama dalam agenda pembangunan nasional. Langkah-langkah konkret seperti peningkatan anggaran pendidikan untuk daerah tertinggal, pelatihan guru yang berkelanjutan, modernisasi fasilitas sekolah, dan program beasiswa untuk siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu perlu segera diimplementasikan. Dengan komitmen nyata terhadap pendidikan yang merata, Indonesia dapat membangun sumber daya manusia yang lebih berkualitas dan kompetitif di masa depan. Investasi di bidang pendidikan hari ini adalah kunci untuk membangun bangsa yang lebih maju dan sejahtera untuk generasi mendatang.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow