Owen Bongkar Strategi Defensif Tuchel yang Bikin Inggris Terkapar di Semifinal Dunia 2026
Michael Owen mengomentari kekalahan Inggris 1-2 atas Argentina di semifinal Piala Dunia 2026, menyalahkan strategi defensif Thomas Tuchel yang terlalu konservatif.
Reyben - Michael Owen tidak bisa menyembunyikan kekesalan setelah Inggris tergantung dalam pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 melawan Argentina. Dengan skor berakhir 2-1 untuk Argentina, mantan striker legendaris The Three Lions itu melepas unek-uneknya dengan menunjuk langsung ke pintu Thomas Tuchel. Owen merasa strategi pertahanan yang terlalu konservatif menjadi pemicu utama mengapa Inggris tidak bisa melaju ke pertandingan final, padahal sebelumnya mereka tampil dengan permainan yang menjanjikan sepanjang turnamen.
Kritik Owen bukan sekadar emosi sesaat, tetapi analisis mendalam tentang bagaimana Tuchel mengelola tim ketika berada di bawah tekanan. Menurut pandangan mantan pemain Manchester United itu, pelatih asal Jerman seharusnya lebih berani membuka permainan dan menciptakan peluang menyerang daripada terus-menerus memprioritaskan garis pertahanan. "Kami punya pemain-pemain yang mampu membuat perbedaan di lapangan, tapi mereka tidak diberdayakan untuk menunjukkan kemampuan sebenarnya," ujar Owen dengan nada yang penuh penyesalan.
Taktik pertahanan ketat yang diterapkan Tuchel memang berhasil membuat Argentina kesulitan di babak pertama, namun strategi ini justru menjadi boomerang ketika Argentina menemukan celah-celah dalam permainan Inggris. Ketika lini serang Inggris tidak mendapat dukungan penuh dan selalu diminta kembali untuk membantu pertahanan, energi mereka pun terkuras habis menjelang akhir pertandingan. Owen menilai ini adalah kesalahan kalkulasi taktis yang fatal, terutama mengingat skuad Inggris memiliki pemain-pemain berbakat di depan yang seharusnya menjadi senjata utama bukan pendukung lini belakang.
Kriitik Owen juga menunjuk pada manajemen pergantian pemain yang dianggap kurang optimal. Beberapa substitusi yang dilakukan Tuchel dalam pertandingan tersebut tidak memberikan dampak signifikan bahkan cenderung memperburuk kondisi. Menurut bekas striker yang pernah memenangkan berbagai penghargaan itu, keputusan-keputusan di akhir pertandingan terlihat reaktif ketimbang proaktif. "Rasanya Tuchel bermain untuk tidak kalah bukannya bermain untuk menang. Di level semifinal Piala Dunia, mentalitas seperti itu tidak akan pernah membawa kesuksesan," kritik Owen yang menusuk langsung ke jantung permasalahan.
Kegagalan Inggris untuk lolos ke final Piala Dunia 2026 tentu menjadi dilema besar bagi federasi sepak bola Inggris dan para penggemar The Three Lions di seluruh dunia. Owen sendiri mengakui bahwa ini adalah peluang emas yang terlewatkan mengingat performa Inggris sebelum semifinal cukup mengesankan. Namun, ia juga menekankan bahwa kesalahan ini bisa menjadi pembelajaran berharga untuk masa depan, terutama dalam hal pemilihan strategi yang tepat sesuai dengan karakteristik pemain yang tersedia di skuad.
What's Your Reaction?