Operasi Besar-besaran Bareskrim: 321 Sindikat Judi Online Internasional Ditangkap di Jakarta Barat

Bareskrim Polri berhasil mengamankan 321 warga negara asing dalam operasi penggerebekan besar-besaran terhadap jaringan judi online internasional di Jakarta Barat. Operasi koordinasi ini merupakan penggerebekan terbesar yang menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberantas perjudian ilegal.

May 9, 2026 - 18:46
May 9, 2026 - 18:46
 0  0
Operasi Besar-besaran Bareskrim: 321 Sindikat Judi Online Internasional Ditangkap di Jakarta Barat

Reyben - Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Bareskrim Polri berhasil melakukan operasi penggerebekan besar-besaran terhadap jaringan perjudian online yang melibatkan ratusan warga negara asing. Dalam aksi koordinasi yang intensif, tim penyelidik berhasil mengamankan 321 orang dengan berbagai latar belakang kebangsaan yang terlibat dalam sindikat judi online internasional. Operasi ini merupakan salah satu penggerebekan terbesar dalam beberapa bulan terakhir yang menunjukkan seriusnya pemerintah dalam memberantas praktik perjudian ilegal di ibu kota.

Operasi penggerebekan ini dilakukan di sejumlah lokasi strategis di wilayah Jakarta Barat, mencakup apartemen mewah dan kantor-kantor yang disewa khusus untuk operasional jaringan judi online. Dalam pemeriksaan awal, para tersangka ditemukan dengan berbagai perangkat elektronik canggih, server komputer, dan dokumen-dokumen transaksi keuangan yang menunjukkan skala operasional mereka sangat besar. Data awal menunjukkan bahwa jaringan ini telah menangani jutaan dolar dalam transaksi perjudian online setiap bulannya, dengan jangkauan pelanggan mencakup berbagai negara di Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Menurut keterangan dari Bareskrim Polri, jaringan judi online internasional ini menggunakan teknologi enkripsi canggih dan server yang tersebar di beberapa negara untuk menyembunyikan jejak digital mereka. Modus operandi mereka melibatkan perekrutan agen lokal, pembukaan akun bank fiktif, dan penggunaan aplikasi messenger terenkripsi untuk komunikasi antar anggota jaringan. Para pelaku juga menggunakan metode layering yang rumit untuk memindahkan uang hasil perjudian melalui berbagai rekening bank, money changer, dan platform pembayaran digital untuk menghindari deteksi oleh otoritas pengawas keuangan.

Para tersangka yang diamankan berasal dari berbagai negara termasuk Vietnam, Thailand, Malaysia, Bangladesh, India, dan beberapa negara Eropa. Mereka memiliki peran berbeda dalam struktur organisasi, mulai dari operator server, customer service, financial manager, hingga agen perekrut. Beberapa di antaranya merupakan individu yang sebelumnya telah terlibat dalam kasus serupa dan memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam menjalankan operasi perjudian online ilegal. Tim investigasi masih melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi aktor-aktor utama dan pemimpin jaringan yang mungkin berada di luar negeri.

Bareskrim Polri menekankan bahwa operasi ini merupakan hasil dari koordinasi intensif dengan berbagai lembaga terkait termasuk BIN, Kejaksaan Agung, dan lembaga keuangan internasional yang membantu melacak arus dana mencurigakan. Upaya sinergitas antar instansi ini diharapkan dapat menciptakan efek jera bagi calon pelaku dan menunjukkan komitmen pemerintah dalam memerangi praktik perjudian online yang merugikan masyarakat dan negara. Barang bukti yang disita termasuk 156 unit komputer, 89 smartphone, 34 server, dan dokumen transaksi senilai miliaran rupiah akan dijadikan alat bukti dalam proses hukum selanjutnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow