Muhaimin Iskandar: Sekolah Rakyat Bukan Sekadar Charity, Tapi Revolusi Pendidikan Nasional

Menko PM Muhaimin Iskandar mengungkapkan Sekolah Rakyat telah bertransformasi menjadi lebih dari sekadar program pendidikan sosial, melainkan model strategis untuk pemberdayaan dan transformasi nasional yang berkelanjutan.

Oct 19, 2026 - 08:50
Oct 19, 2026 - 08:50
 0  5
Muhaimin Iskandar: Sekolah Rakyat Bukan Sekadar Charity, Tapi Revolusi Pendidikan Nasional

Reyben - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhaimin Iskandar memberikan perspektif baru tentang Sekolah Rakyat. Dalam pandangannya, program yang selama ini dipersepsikan sebagai inisiatif sosial semata ternyata memiliki dimensi jauh lebih dalam sebagai model pendidikan strategis untuk pemberdayaan nasional. Iskandar menekankan bahwa Sekolah Rakyat telah berkembang melampaui sekadar menyediakan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Proses transformasi Sekolah Rakyat mencerminkan komitmen pemerintah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Menurut Menko PM, program ini telah membuktikan diri sebagai instrumen ampuh untuk memutus siklus kemiskinan melalui pendekatan holistik. Lebih dari sekadar transfer pengetahuan akademis, Sekolah Rakyat mengintegrasikan nilai-nilai keberdayaan ekonomi dan kesadaran sosial dalam kurikulumnya. Hal ini membuat output pendidikan yang dihasilkan tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga tangguh secara ekonomi dan sosial.

Dimensi politisasi pemberdayaan yang melekat pada Sekolah Rakyat menjadi aspek penting yang disoroti Iskandar. Program ini tidak hanya membuka peluang pendidikan bagi kalangan marginal tetapi juga membangun fondasi ketahanan masyarakat dari tingkat grassroot. Dengan demikian, Sekolah Rakyat berfungsi sebagai platform mobilisasi sosial yang terstruktur, menciptakan generasi muda yang tidak hanya terdidik tetapi juga memiliki kesadaran kritis terhadap isu-isu sosial dan kebangsaan. Pendekatan ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan pembangunan manusia yang berkelanjutan.

Kontribusi Sekolah Rakyat terhadap transformasi nasional juga terlihat dari efektivitasnya dalam menjangkau daerah-daerah terpencil dan komunitas yang selama ini terpinggirkan dari akses pendidikan formal. Muhaimin Iskandar melihat model ini sebagai blueprint yang dapat direplikasi dan dikembangkan lebih lanjut untuk mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di seluruh nusantara. Kesuksesan program ini membuktikan bahwa investasi dalam pendidikan rakyat bukan hanya tanggung jawab sosial tetapi juga keputusan strategis untuk memperkuat fondasi negara yang lebih solid dan produktif.

Ke depannya, pemerintah diharapkan terus mengakselerasi pengembangan model serupa dengan mengalokasikan sumber daya yang memadai dan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai stakeholder. Komitmen terhadap Sekolah Rakyat sebagai model pendidikan dan pemberdayaan mencerminkan keseriusan pemerintah dalam membangun Indonesia yang lebih inklusif, berkualitas, dan sejahtera bagi semua lapisan masyarakat.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow