Ekspor Gas RI ke Singapura Dipangkas, Bahlil: Tetap Sesuai Standar Kontrak Internasional

Bahlil meyakinkan bahwa pemangkasan ekspor gas ke Singapura tetap berada dalam batas minimum kontrak, sekitar 91-92 persen dari volume yang dijanjikan, sehingga tidak melanggar kesepakatan bilateral.

Oct 26, 2026 - 19:33
Oct 26, 2026 - 19:33
 0  4
Ekspor Gas RI ke Singapura Dipangkas, Bahlil: Tetap Sesuai Standar Kontrak Internasional

Reyben - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia memberikan jaminan bahwa pengurangan volume ekspor gas alam Indonesia ke Singapura tidak melanggar perjanjian kontrak yang telah disepakati kedua negara. Bahlil menjelaskan bahwa meskipun ada pemangkasan volume, jumlah gas yang diekspor masih berada dalam kisaran minimum yang diperbolehkan berdasarkan ketentuan kontrak bilateral.

Menurut penjelasan Bahlil, volume ekspor gas Indonesia yang dipangkas masih mencapai sekitar 91 hingga 92 persen dari total volume ekspor yang dijanjikan. Angka tersebut menunjukkan bahwa meski ada pengurangan, Indonesia tetap memenuhi kewajiban minimum yang ditetapkan dalam perjanjian perdagangan gas dengan negara tetangga itu. Bahlil menekankan komitmen Indonesia untuk terus menjalankan kewajiban internasionalnya dengan baik dan profesional.

Pengurangan ekspor gas RI ke Singapura menjadi perhatian mengingat pentingnya hubungan perdagangan kedua negara di sektor energi. Singapura merupakan salah satu mitra dagang penting Indonesia, khususnya dalam hal perdagangan gas alam cair (LNG). Namun, Bahlil yakin bahwa langkah pemangkasan volume ekspor ini tetap dapat dijalankan tanpa menimbulkan pelanggaran kontrak, selama berada dalam batasan minimum yang telah ditetapkan sebelumnya.

Pemerintah Indonesia telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak Singapura terkait penyesuaian volume ekspor ini. Bahlil mengkomunikasikan bahwa semua keputusan ekspor telah melalui diskusi mendalam dengan mitra bilateral dan mempertimbangkan berbagai aspek ekonomi dan energi kedua negara. Komitmen Indonesia untuk mempertahankan hubungan bisnis yang baik dengan Singapura tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan ekspor yang diambil.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow