Momen Mencekam di Bandara Soetta: Atap Terminal 3 Jebol saat Hujan Lebat, Ribuan Penumpang Panik

Atap Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta ambruk saat hujan deras menghantam wilayah Tangerang. Insiden kebocoran atap terjadi di area gate 7-8 selama lima menit tanpa korban. Angkasa Pura segera melakukan perbaikan dan meminta maaf kepada semua pengguna bandara.

Apr 7, 2026 - 10:00
Apr 7, 2026 - 10:00
 0  1
Momen Mencekam di Bandara Soetta: Atap Terminal 3 Jebol saat Hujan Lebat, Ribuan Penumpang Panik

Reyben - Kejadian yang memicu kepanikan terjadi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada hari Jumat sore. Struktur atap bagian dari terminal tiba-tiba ambruk ketika cuaca ekstrem melanda wilayah Tangerang. Insiden ini langsung menjadi perhatian serius mengingat area terminal merupakan zona dengan aktivitas penerbangan yang sangat padat. Pihak Angkasa Pura selaku pengelola bandara segera memberikan pernyataan resmi terkait kejadian tak terduga tersebut dan meminta maaf kepada semua pengguna bandara atas insiden yang mengganggu kelancaran operasional.

Berdasarkan laporan dari InJourney, kebocoran atap yang menciptakan chaos terjadi di area samping gate 7 menuju gate 8 dalam durasi singkat sekitar lima menit. Meskipun waktu terjadinya relatif pendek, insiden ini berhasil menciptakan ketakutan dan kekhawatiran di kalangan penumpang yang sedang berada di sekitar lokasi kejadian. Untungnya, tim respons cepat berhasil mengontrol situasi sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Tidak ada laporan korban jiwa atau cedera serius dari insiden ini, menjadi berita positif di tengah peristiwa yang menyeramkan.

Tim penanganan darurat bandara dengan cepat melokaalisir area yang mengalami kerusakan untuk mencegah penyebaran potensi bahaya lebih luas. Setelah area berhasil dikontrol dan diamankan, pihak bandara langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap integritas struktural atap dan sistem drainase air hujan. Tim teknisi dan engineer dari Angkasa Pura Airports segera ditugaskan untuk melakukan perbaikan darurat dengan mobilisasi peralatan dan material konstruksi. Proses perbaikan dilakukan secara bertahap untuk memastikan keamanan maksimal bagi setiap pengunjung bandara yang terus berdatangan.

Kejadian ini mengingatkan pentingnya perawatan infrastruktur bandara secara berkala dan pemeliharaan preventif untuk mengantisipasi risiko serupa di masa mendatang. Angkasa Pura telah menjanjikan peningkatan protokol inspeksi rutin pada semua struktur terminal, terutama bagian atap dan sistem penanganan air. Bandara Soekarno-Hatta sebagai gateway utama Indonesia akan terus melakukan evaluasi komprehensif terhadap seluruh fasilitas untuk memastikan standar keselamatan penerbangan dan keamanan penumpang tetap terjaga dengan baik.

Penumpang yang merasa terganggu oleh insiden tersebut dapat mengajukan keluhan formal kepada pihak bandara melalui berbagai channel komunikasi yang telah disediakan. Angkasa Pura juga berkomitmen untuk memberikan kompensasi yang layak bagi setiap pengguna jasa yang mengalami dampak langsung dari kejadian ini. Transparansi dalam komunikasi dan respons cepat menjadi prioritas utama manajemen bandara untuk memulihkan kepercayaan publik dan menjaga reputasi operasional bandara internasional terkemuka di Asia Tenggara ini.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow