Minyak Dunia Tembus US$118, Pemerintah: Pertalite Tetap Stabil Tanpa Kenaikan Harga

Meskipun harga minyak mentah dunia menembus US$118 per barel, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan jaminan tegas bahwa harga Pertalite tetap stabil tanpa kenaikan untuk melindungi daya beli masyarakat Indonesia.

Mar 9, 2026 - 13:13
Mar 9, 2026 - 13:13
 0  0
Minyak Dunia Tembus US$118, Pemerintah: Pertalite Tetap Stabil Tanpa Kenaikan Harga

Reyben - Harga minyak mentah dunia kembali mencapai level tertinggi dengan menembus angka US$118 per barel, namun pemerintah Indonesia memastikan konsumen tidak perlu khawatir. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan jaminan tegas bahwa harga Pertalite, salah satu bahan bakar bersubsidi paling diminati masyarakat, tidak akan mengalami kenaikan harga meskipun situasi pasar global sedang bergejolak.

Keputusan pemerintah untuk mempertahankan harga Pertalite di level saat ini merupakan komitmen untuk melindungi daya beli masyarakat Indonesia. Dalam situasi ketika harga komoditas global terus berfluktuasi dan memberikan tekanan pada ekonomi rumah tangga, kebijakan ini dirancang untuk menjaga stabilitas biaya transportasi dan logistik di seluruh nusantara. Bahlil menekankan bahwa pemerintah memahami betul dampak nyata kenaikan harga bahan bakar terhadap kehidupan sehari-hari rakyat kecil, mulai dari ongkos angkutan umum hingga harga barang-barang kebutuhan pokok.

Lonjakan harga minyak mentah global ini sebenarnya mencerminkan ketegangan geopolitik dan gangguan pasokan dari berbagai negara produsen utama. Akan tetapi, pemerintah Indonesia telah mempersiapkan strategi jitu untuk mengamankan subsidi energi dan menjaga neraca fiskal negara tetap sehat. Dengan tetap mempertahankan harga Pertalite, pemerintah berharap dapat memberikan ruang napas bagi sektor transportasi, industri kecil menengah, dan masyarakat umum untuk terus beraktivitas ekonomi tanpa beban tambahan yang signifikan.

Jaminan ini juga merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap kepercayaan publik yang telah diberikan selama ini. Bahlil mengingatkan bahwa kebijakan harga energi bukan sekadar angka di kertas, melainkan keputusan yang berdampak langsung pada kesejahteraan jutaan keluarga Indonesia. Dengan mengunci harga Pertalite pada level yang terjangkau, pemerintah optimis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan sambil tetap menjaga stabilitas inflasi di tingkat yang wajar.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow