Mimpi Eropa AC Milan Kandas di Pertama: Benfica Cetak Dua Gol Tanpa Balas di San Siro
AC Milan gagal memulai Liga Europa dengan kemenangan. Benfica menggasak Rossoneri 2-0 di San Siro dalam pertandingan matchday pertama, meninggalkan Milan dalam situasi sulit.
Reyben - Debut AC Milan di Liga Europa musim 2026/2027 berakhir dengan cara yang pahit. Rossoneri harus menerima kekalahan telak 0-2 dari Benfica dalam pertandingan pertama fase grup di Stadion San Siro, Kamis malam waktu Jakarta. Hasil ini menjadi pukulan keras bagi tim asuhan yang berambisi meraih gelar Eropa setelah musim domestik yang gemilang.
Performa Milan di laga pembuka ini jauh dari ekspektasi. Meskipun bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh dari Curva Sud, tim bersistem merah hitam tidak mampu menghadirkan pertahanan yang solid. Benfica memanfaatkan peluang terbatas mereka dengan sangat efisien, mencuri dua gol yang membuat rumput San Siro menjadi saksi keterpurukan Rossoneri. Tidak ada comeback dramatis, tidak ada perlawanan heroik—hanya diam membisu hingga wasit meniup peluit akhir.
Gol pertama Benfica datang dari serangan cepat yang menembus pertahanan Milan dengan mudah, diikuti dengan gol kedua yang memperdalam luka kekalahan. Pemain-pemain Milan terlihat kurang koordinasi, sistem pertahanan berantakan, dan momentum penuh dipegang oleh tim tamu dari Portugal. Penonton di San Siro yang hadir dengan penuh harapan hanya bisa terdiam menyaksikan penampilan buruk skuad mereka. Beberapa pemain terlihat kehilangan percaya diri, sementara yang lain tampak belum siap menghadapi intensitas Liga Europa.
Kekalahan ini meninggalkan Milan dalam posisi berat di grup. Dengan poin nol setelah laga pertama, peluang untuk maju dari fase grup menjadi jauh lebih sulit. Tim dipimpin oleh manajemen yang ambisius harus segera melakukan introspeksi mendalam. Pertanyaan besar menggantung: apakah ini hanya peluru kosong di pertandingan pertama, atau tanda bahwa Milan belum siap bersaing di level tertinggi Eropa? Laga-laga berikutnya akan menentukan apakah Rossoneri mampu bangkit atau justru terus terjatuh dalam kategori musim yang menghancurkan.
Pelatih dan pemain Milan sudah memulai pembenahan mental menjelang pertandingan berikutnya. Ada kesadaran bahwa kesalahan besar telah terjadi, dan koreksian harus dilakukan dengan cepat. Grup Liga Europa tidak akan peduli dengan alasan dan cerita bagus—hanya hasil nyata di lapangan yang akan berbicara. Milan harus membuktikan bahwa kekalahan melawan Benfica adalah kecelakaan musiman, bukan refleksi sejati dari kemampuan mereka di panggung Eropa.
What's Your Reaction?