Mendagri Tekankan Perbatasan Sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi di Peringatan HUT BNPP ke-16

Mendagri soroti peran perbatasan sebagai mesin pertumbuhan ekonomi pada peringatan HUT BNPP ke-16, menekankan pentingnya penguatan pengelolaan perbatasan untuk kesejahteraan masyarakat lokal.

Sep 17, 2026 - 14:48
Sep 17, 2026 - 14:48
 0  1
Mendagri Tekankan Perbatasan Sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi di Peringatan HUT BNPP ke-16

Reyben - Menteri Dalam Negeri menjadikan momentum Hari Ulang Tahun ke-16 Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) sebagai kesempatan strategis untuk menekankan peran krusial wilayah perbatasan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam acara peringatan tersebut, Mendagri menyoroti bahwa pengelolaan perbatasan yang lebih kuat dan terkoordinasi bukan sekadar soal pertahanan territorial, melainkan investasi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat di kawasan terdepan. Pernyataan ini mengandaikan bahwa pemerintah memandang perbatasan tidak lagi sebagai ujung negara yang tertinggal, tetapi sebagai pintu gerbang peluang ekonomi yang belum dimaksimalkan.

Dalam pidatonya, Mendagri menggarisbawahi tiga pilar utama yang menjadi fokus penguatan pengelolaan perbatasan ke depan. Pertama, pertumbuhan ekonomi yang inklusif di wilayah perbatasan melalui peningkatan infrastruktur dan konektivitas. Kedua, pemerataan keadilan yang memastikan masyarakat perbatasan mendapat akses yang sama terhadap layanan publik dan kesempatan ekonomi sebagaimana kawasan pusat. Ketiga, peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal yang selama ini tertinggal dari pembangunan nasional. Kombinasi ketiga elemen ini, menurut Mendagri, akan menciptakan ekosistem perbatasan yang tidak hanya aman tetapi juga prosperous dan berkelanjutan.

Kapasitas BNPP sebagai lembaga koordinasi lintas kementerian diakui oleh Mendagri sebagai aset berharga dalam mengeksekusi visi tersebut. Selama 16 tahun berdiri, BNPP telah membangun jaringan kerja sama dengan berbagai stakeholder, dari institusi pemerintah hingga masyarakat lokal, untuk mengatasi tantangan unik yang dihadapi wilayah perbatasan. Namun, Mendagri juga mengisyaratkan bahwa percepatan dan peningkatan efektivitas program menjadi kebutuhan mendesak, mengingat dinamika geopolitik regional yang terus berubah. Modernisasi pendekatan pengelolaan perbatasan, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan data-driven decision making, menjadi rekomendasi eksplisit yang disampaikan dalam kesempatan ini.

Menjangkau visi perbatasan yang lebih sejahtera dan kompetitif, Mendagri mengajak seluruh elemen pemerintah dan non-pemerintah untuk meningkatkan sinergi. Program-program unggulan seperti pengembangan kawasan perbatasan terpadu, pelatihan keterampilan masyarakat lokal, dan fasilitasi investasi swasta di sektor strategis menjadi bagian dari roadmap yang sedang dipersiapkan. Pencapaian HUT ke-16 BNPP ini diharapkan menjadi momentum lompatan signifikan menuju perbatasan yang tidak hanya menjadi garis pertahanan, tetapi juga jembatan kemakmuran bagi jutaan warga Indonesia yang tinggal di kawasan tersebut.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow