McGregor Lepas Racun Mulut Sebelum Duel Gaethje: 'Dia Bukan Tandingan Sejatiku'

Conor McGregor memulai kampanye mind games jelang UFC 329 dengan mengecilkan prestasi Justin Gaethje yang baru meraih gelar Interim Champion, mempertanyakan kredibilitas title dan menegaskan bahwa dirinya adalah lawan yang lebih layak untuk competi

Jun 30, 2026 - 12:38
Jun 30, 2026 - 12:38
 0  0
McGregor Lepas Racun Mulut Sebelum Duel Gaethje: 'Dia Bukan Tandingan Sejatiku'

Reyben - Conor McGregor membuktikan bahwa jiwa pejuang sejati tidak pernah mati. Usai mengumumkan comeback spektakulernya di UFC 329, The Notorious One langsung mengeluarkan senjata andalannya—mulut yang tajam dan penuh provocative statement. Target kali ini adalah Justin Gaethje, fighter yang baru saja meraih gelar Interim Lightweight Champion. McGregor tidak tinggal diam melihat pencapaian Gaethje, bahkan secara terang-terangan menyatakan bahwa sang juara baru tidaklah sepadan dengan level kompetisinya.

Mantan juara dua divisi UFC itu mulai memainkan permainan psikologis yang telah membuatnya legendaris di dunia mixed martial arts. Dalam sejumlah pernyataannya kepada media, McGregor mengecilkan prestasi Gaethje dan mempertanyakan kredibilitas gelar Interim Champion yang diraihnya. "Siapa sebenarnya Justin Gaethje? Dia hanya fighter yang tepat di waktu yang tepat," ujar McGregor dengan penuh keyakinan diri. Pendekatan mind games ini bukan pertama kalinya dilakukan oleh Notorious One, mengingat taktik psikologis selalu menjadi bagian integral dari strategi pra-pertandingan McGregor.

Apa yang membuat pernyataan McGregor semakin menarik adalah konteks timing-nya yang dramatis. Setelah absen dari octagon selama waktu yang cukup panjang, McGregor memilih untuk langsung meningkatkan level provokasi terhadap fighter top. Dia tidak membuang-buang waktu dengan statement biasa-biasa saja, melainkan langsung mengangkat isu kredibilitas gelar Gaethje. McGregor yakin bahwa dirinya masih merupakan top contender yang seharusnya mendapatkan shot untuk gelar championship dengan lebih cepat. Kepercayaan diri ini tentu tidak lepas dari track record yang telah ia bangun selama bertahun-tahun di UFC, meskipun beberapa pertandingan terakhirnya tidak semuanya berakhir dengan kemenangan.

Penggemar MMA di seluruh dunia kini menunggu bagaimana respons dari Justin Gaethje terhadap serangan verbal McGregor. Pertandingan UFC 329 dijanjikan akan menjadi one hell of a show, bukan hanya dari segi pertarungan fisik, tetapi juga dari drama dan intensity yang akan tercipta. McGregor telah melemparkan gauntlet, dan sekarang semua mata tertuju pada comeback spektakuler The Notorious One. Baik Gaethje maupun fans UFC akan menyaksikan apakah McGregor masih memiliki magic yang sama untuk menutup mulutnya dengan aksi di dalam octagon, atau hanya sebatas mimpi semata dari fighter yang sudah melewati masa jayanya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow