Mahasiswa ITB Dinyatakan Hilang di Gunung Puntang, Tim SAR Dikerahkan untuk Pencarian Darurat

Tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif untuk menemukan Arief Wibisono (25), mahasiswa ITB yang hilang kontak saat mendaki Gunung Puntang, Bandung. Operasi darurat melibatkan berbagai instansi dengan peralatan canggih dan bantuan warga setempat.

May 10, 2026 - 19:17
May 10, 2026 - 19:17
 0  0
Mahasiswa ITB Dinyatakan Hilang di Gunung Puntang, Tim SAR Dikerahkan untuk Pencarian Darurat

Reyben - Operasi pencarian intensif telah dimulai untuk menemukan seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang hilang kontak selama pendakian di Gunung Puntang, Bandung. Arief Wibisono, berusia 25 tahun, dilaporkan terakhir kali terlihat pada saat aktivitas pendakian di kawasan tersebut. Tim Search and Rescue (SAR) gabungan yang terdiri dari berbagai instansi telah disiagakan untuk melakukan pencarian komprehensif di area pegunungan yang berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat kota Bandung ini.

Pencarian dilakukan setelah keluarga Arief melaporkan hilangnya kabar dari sang mahasiswa pada hari pertama ketika dia seharusnya sudah kembali dari pendakian. Menurut informasi awal, Arief berangkat mendaki Gunung Puntang bersama beberapa teman dari kampus ITB, namun pada saat kembali, ia tidak terlihat di kelompoknya. Petugas SAR segera menggerakkan personel dengan dilengkapi peralatan pencarian standar untuk menjelajahi rute pendakian dan area sekitarnya. Kondisi medan yang cukup menantang menjadi salah satu hambatan dalam operasi pencarian ini, mengingat Gunung Puntang memiliki topografi yang kompleks dengan hutan lebat dan jalur yang berbelit-belit.

Koordinator SAR setempat mengungkapkan bahwa tim mereka telah membagi area pencarian menjadi beberapa zona untuk memaksimalkan efisiensi. Mereka menggunakan teknologi GPS tracking, anjing pelacak, dan patroli darat untuk menyisir setiap sudut medan yang mungkin menjadi tempat keberadaan Arief. Bantuan juga diminta dari warga sekitar yang memiliki pengetahuan mendalam tentang topografi Gunung Puntang untuk membantu memandu tim SAR. Upaya pencarian dilakukan sepanjang hari dengan perhatian khusus pada titik-titik rawan seperti jurang, tebing, dan area dengan akses sulit yang sering menjadi lokasi korban tersesat.

Kehadiran mahasiswa ITB yang hilang ini membawa perhatian khusus dari institusi pendidikan tersebut. Pihak kampus telah mengeluarkan pernyataan resmi yang mengutuk insiden ini dan berkomitmen penuh untuk mendukung operasi SAR. Rektor ITB juga telah mengarahkan agar seluruh civitas akademika siap membantu apabila diperlukan. Sementara itu, keluarga Arief terus menunggu berita gembira dengan harapan bahwa pencarian dapat menemukan mahasiswa mereka dalam kondisi selamat. Para ahli SAR menekankan pentingnya kesadaran keselamatan pendaki, termasuk pelaporan lokasi real-time dan tidak mendaki sendirian, untuk mencegah insiden serupa di masa depan. Operasi pencarian masih terus berlanjut dengan momentum penuh dari tim gabungan yang terlibat.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow