Luis Figo Buka Suara: Infantino Sudah Terbukti Berbohong, Saatnya Pergi dari FIFA

Luis Figo, ikon sepak bola Portugal, secara terang-terangan mendesak Gianni Infantino untuk mundur dari posisi Presiden FIFA. Mantan rekan setim Ronaldo ini mengkritik kredibilitas Infantino yang telah terbukti melalui berbagai kebohongan.

Aug 6, 2026 - 12:04
Aug 6, 2026 - 12:04
 0  1
Luis Figo Buka Suara: Infantino Sudah Terbukti Berbohong, Saatnya Pergi dari FIFA

Reyben - Desakan agar Gianni Infantino meninggalkan kursi kepresidenan FIFA semakin membesar. Kali ini, suara kritikus datang dari Luis Figo, bintang legendaris sepak bola Portugal yang pernah menjadi rekan satu tim Cristiano Ronaldo di level internasional. Dalam pernyataannya yang cukup tegas, Figo mengatakan bahwa kredibilitas Infantino sudah tidak dapat dipercaya lagi, mengingat berbagai tuduhan kebohongan yang telah terbukti menimpanya.

Legenda berusia 50-an tahun ini tidak memilih kata-kata halus ketika berbicara tentang Presiden FIFA tersebut. Figo secara eksplisit menyatakan bahwa Infantino telah melakukan kebohongan dalam berbagai kesempatan, sehingga sudah saatnya bagi organisasi sepak bola dunia untuk mencari pemimpin baru yang lebih dapat dipercaya dan transparan. Kritik dari Figo ini menambah deretan suara-suara kritis yang sebelumnya juga muncul dari berbagai pihak terhadap kepemimpinan Infantino selama ini.

Sebagai seorang yang telah menjadi bagian dari sejarah besar sepak bola dunia, pengalaman Figo memberikan bobot tersendiri pada kritik yang dikeluarkannya. Sang mantan pemain AC Milan dan Real Madrid ini tidak hanya berbicara berdasarkan emosi semata, tetapi juga dari pengamatan mendalam terhadap berbagai keputusan kontroversial yang telah diambil oleh Infantino sejak memimpin FIFA. Kepercayaan publik yang terus menurun terhadap kepemimpinan Infantino tampaknya menjadi momentum yang tepat bagi para tokoh sepak bola untuk mengangkat isu ini kembali ke permukaan.

Penggabungan suara dari para pemain legendaris seperti Figo menunjukkan bahwa masalah integritas kepemimpinan FIFA bukan sekadar isu yang diungkit oleh media massa semata, melainkan kekhawatiran nyata dari mereka yang memiliki investasi emosional dan profesional dalam dunia sepak bola global. Momentum ini mungkin akan mendorong diskusi lebih serius tentang masa depan kepemimpinan FIFA dan pentingnya memiliki seorang pemimpin yang mampu menjaga kepercayaan semua pihak yang terlibat dalam ekosistem sepak bola modern.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow