Kurniawan Dwi Yulianto: Keputusan Nasib Herdman Harus di Tangan PSSI, Bukan Publik

Kurniawan Dwi Yulianto menyarankan agar PSSI mengambil keputusan menyangkut nasib John Herdman berdasarkan evaluasi profesional, bukan tekanan publik pasca kegagalan Piala AFF 2026.

Aug 28, 2026 - 03:39
Aug 28, 2026 - 03:39
 0  3
Kurniawan Dwi Yulianto: Keputusan Nasib Herdman Harus di Tangan PSSI, Bukan Publik

Reyben - Kurniawan Dwi Yulianto, mantan pemain dan pengamat sepak bola terkemuka, memberikan perspektif matang mengenai wacana penggantian John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia. Menanggapi spekulasi yang bergentayangan di media sosial dan pers olahraga setelah performa mengecewakan di Piala AFF 2026, Yulianto menekankan bahwa keputusan besar semacam ini tidak seharusnya ditentukan oleh tekanan emosional publik atau sentimen sesaat.

Tokoh yang akrab dengan dinamika internal sepak bola nasional ini mengingatkan bahwa transisi kepemimpinan tim nasional adalah matrik yang kompleks dan memerlukan evaluasi mendalam. Menurutnya, PSSI sebagai induk organisasi sepak bola Indonesia memiliki tanggung jawab penuh untuk menganalisis kinerja Herdman secara komprehensif, bukan sekadar merespons desakan suara rakyat yang terkadang emosional. Yulianto memahami frustrasi fans dan masyarakat, namun dia percaya bahwa keputusan sepenting ini harus didasarkan pada data, analisis performa, dan visi jangka panjang organisasi.

Kurniawan Dwi Yulianto juga mengingatkan bahwa John Herdman masih relatif baru dalam kepemimpinannnya melatih Timnas Indonesia. Meskipun hasil di Piala AFF 2026 menampilkan sisi negatif, pelatih asal Kanada tersebut telah menunjukkan komitmen untuk membangun fondasi yang kuat. Yulianto berpendapat bahwa mengganti pelatih dengan tergesa-gesa bisa menciptakan ketidakstabilan lebih lanjut dalam perjalanan panjang membangun tim yang kompetitif. Dia menekankan pentingnya continuity dan kesempatan untuk introspeksi dan perbaikan sebelum mengambil langkah drastis.

Dalam menutup pernyataannya, Kurniawan Dwi Yulianto mengajak semua pihak—media, fans, dan stakeholder—untuk bersabar dan membiarkan proses evaluasi berjalan dengan profesional. PSSI, menurutnya, harus mengadakan pertemuan komprehensif dengan Herdman untuk membahas pembelajaran dari turnamen terakhir, rencana perbaikan, dan roadmap menuju target besar berikutnya. Keputusan akhir mengenai nasib Herdman harus menjadi hasil dari dialog substansial dan analisis mendalam, bukan tundukan kepada tekanan momen yang berlalu. Dengan pendekatan demikian, Indonesia dapat membangun tim nasional yang lebih tangguh dan terstruktur untuk menghadapi kompetisi internasional mendatang.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow