Jalur Tol Pejagan-Pemalang Kembali Normal, One Way Dihentikan Usai Arus Balik Mereda

Korlantas Polri menghentikan rekayasa lalu lintas one way di ruas tol Semarang-Pemalang setelah arus balik mereda. Jalur sepanjang 151 kilometer kembali normal beroperasi dua arah.

Mar 25, 2026 - 17:14
Mar 25, 2026 - 17:14
 0  0
Jalur Tol Pejagan-Pemalang Kembali Normal, One Way Dihentikan Usai Arus Balik Mereda

Reyben - Polri melalui Korlantas resmi menghentikan sistem one way di ruas tol nasional yang menghubungkan Semarang dan Pemalang. Keputusan ini diambil setelah kondisi arus balik kendaraan mulai terkendali dan volume lalu lintas menurun signifikan pada jalur tersebut. Rekayasa lalu lintas yang sebelumnya diberlakukan sepanjang 151 kilometer, dari Gerbang Tol Kalikangkung di KM 414 hingga KM 263 di kawasan Pejagan-Pemalang, kini dicabut dan jalur tol kembali beroperasi dengan sistem normal dua arah.

Sistem one way tersebut sempat menjadi solusi Korlantas untuk mengurai kemacetan yang terjadi selama periode mudik dan arus balik Lebaran. Dengan membatasi pergerakan kendaraan hanya ke satu arah pada jalur tertentu, aparat kepolisian berhasil mengoptimalkan kapasitas jalan dan mencegah penumpukan kendaraan di titik-titik strategis. Penerapan kebijakan ini terbukti efektif dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas nasional, meskipun sempat menyulitkan pengguna jalan yang tidak terbiasa dengan sistem seperti itu.

Pencabutan one way ini menandakan bahwa volume pengguna jalan pada ruas tersebut sudah kembali normal dan tidak lagi mengalami antrian panjang yang signifikan. Data dari Korlantas menunjukkan bahwa mayoritas pemudik telah berhasil tiba di tujuan mereka, sementara arus balik juga berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Langkah progresif ini membuktikan bahwa koordinasi antara berbagai elemen kepolisian dan petugas lalu lintas berhasil meminimalkan potensi kecelakaan dan keterlambatan perjalanan yang biasanya mengiringi musim mudik-lebaran di Indonesia.

Korlantas menegaskan bahwa mereka tetap dalam kondisi siaga penuh untuk memonitor situasi lalu lintas di seluruh jalur nasional dan siap mengimplementasikan rekayasa lalu lintas tambahan jika diperlukan. Petugas lapangan akan terus memantau kepadatan kendaraan dan kondisi jalan untuk memastikan keselamatan setiap pengguna jalan. Masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan berkendara dengan kecepatan wajar, terutama pada daerah-daerah rawan kemacetan. Dengan pencabutan one way ini, diharapkan arus lalu lintas di tol Pejagan-Pemalang semakin lancar dan seluruh pengguna jalan dapat sampai ke tujuan dengan aman dan tepat waktu.

Kebijakan Korlantas untuk menormalisasi jalur tol juga menjadi sinyal positif bahwa situasi kepadatan jalan sudah mereda. Perencanaan dan eksekusi rekayasa lalu lintas yang matang terbukti mampu mengatasi tantangan transportasi darat saat periode puncak. Ke depannya, pembelajaran dari implementasi one way ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam menangani masalah lalu lintas pada musim ramai mendatang, guna terus meningkatkan efisiensi dan keamanan berkendara di Indonesia.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow