Jalan Rasuna Said Berubah Jadi Taman Olahraga, Ribuan Warga Jaksel Ramaikan Car Free Day Perdana

Ribuan warga Jakarta Selatan merayakan Car Free Day perdana di Jalan Rasuna Said, Kuningan, dengan antusiasme tinggi. Jalan berubah menjadi ruang publik yang hidup untuk berbagai aktivitas olahraga dan keluarga, mencerminkan semangat menjalani gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.

May 10, 2026 - 10:32
May 10, 2026 - 10:32
 0  0
Jalan Rasuna Said Berubah Jadi Taman Olahraga, Ribuan Warga Jaksel Ramaikan Car Free Day Perdana

Reyben - Pagi yang cerah di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, disambut dengan antusiasme luar biasa dari ribuan warga yang memadati Jalan Rasuna Said pada perayaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) perdana. Aspal yang biasanya dipenuhi deretan kendaraan bermotor kini berubah menjadi sebuah ruang publik yang hidup, mencerminkan semangat masyarakat urban untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat dan ramah lingkungan. Mulai dari pukul 06.00 pagi, jalan sepanjang 2,5 kilometer tersebut menjadi milik para pesepeda, pejalan kaki, dan penggemar olahraga yang antusias mempopulerkan inisiatif green space ini.

Suasana festive langsung terasa ketika matahari baru menyingsing dari ufuk timur. Keluarga-keluarga dengan anak-anak berlarian riang, mulai dari komunitas pesepeda yang terorganisir hingga ibu-ibu yang sekadar ingin mencari udara segar di pagi hari. Berbagai aktivitas bermunculan di sepanjang jalan, mulai dari sesi yoga massal yang dipandu instruktur profesional, permainan tradisional untuk anak-anak, hingga marathon walking yang melibatkan ratusan peserta. Tidak hanya itu, beberapa stan penjual makanan dan minuman sehat berjajar di pinggir jalan, menawarkan smoothie segar, jus buah, dan camilan organik untuk menemani aktivitas warga. Energi positif ini menyebar ke setiap sudut, menciptakan komunitas sesaat yang solid dan saling mendukung.

Penyelenggara CFD Rasuna Said menyatakan bahwa respons warga melebihi ekspektasi mereka. Dari data pencatatan awal, setidaknya 5.000 hingga 7.000 warga menghadiri acara di hari pertama, angka yang mengesankan mengingat ini merupakan launching perdana di lokasi ini. Polda Metro Jaya turut memberikan dukungan dengan menutup akses jalan sejak pukul 05.30 pagi untuk memastikan keselamatan semua peserta. Patroli kendaraan roda dua dari petugas kepolisian juga disiapkan untuk menjaga situasi tetap kondusif sepanjang waktu CFD berlangsung. Kolaborasi antara pemerintah lokal, komunitas lingkungan, dan stakeholder bisnis lokal membuktikan bahwa inisiatif ini bukan hanya sekadar acara, melainkan gerakan nyata untuk perubahan gaya hidup urban yang berkelanjutan.

Menurut Ketua Komunitas Pesepeda Rasuna, Budi Santoso, inisiatif ini sangat dibutuhkan oleh warga Jakarta yang jenuh dengan polusi udara dan kemacetan. "Kami ingin menunjukkan bahwa jalan bisa difungsikan untuk kegiatan lain selain transportasi. Dengan CFD ini, kami harap pemerintah lebih serius dalam mengembang area hijau dan mendukung transportasi ramah lingkungan," ujarnya sambil mengayuh sepedanya dengan semangat. Sementara itu, seorang ibu bernama Siti yang membawa kedua anaknya bersepeda untuk pertama kalinya merasa sangat bahagia. "Jarang sekali anak saya bisa bermain bebas di jalan tanpa takut kendaraan. Semoga CFD ini terus berjalan setiap minggu," tambahnya dengan senyuman lebar.

Dampak positif dari Car Free Day Rasuna Said juga dirasakan oleh pelaku usaha lokal di sekitarnya. Warung kopi dan restoran yang biasanya sepi di pagi hari justru ramai dikunjungi peserta CFD yang ingin beristirahat sejenak. Penjualan merchandise lokal seperti sarung tangan sepeda, helm, dan aksesori olahraga juga melonjak signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa inisiatif ramah lingkungan dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi komunitas sekitar. Pemerintah Kota Jakarta Selatan sendiri berkomitmen untuk menjadikan CFD Rasuna Said sebagai acara rutin setiap minggu, dengan rencana pengembangan infrastruktur yang lebih baik ke depannya. Semoga antusiasme warga ini terus berlanjut dan menginspirasi daerah-daerah lain untuk melakukan hal serupa.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow